Permudah Pelayanan Kesehatan, 31 Bidan Desa Diberi Motor Dinas

Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan bantuan motor dinas kepada bidan desa agar pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan 24 jam |Foto: NBC/ Irwanto Hulu

Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan bantuan motor dinas kepada bidan desa agar dapat memberikan pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa terpencil |Foto: NBC/ Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI,NBC — Sebanyak 31 bidan desa di Kota Gunungsitoli diberi bantuan sepeda motor dinas untuk memudahkan pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa. Bantuan motor dinas tersebut diserahkan oleh Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase usai upacara bendera di halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (8/6/2015).

Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase mengatakan bahwa salah satu indikator pembangunan manusia di Kota Gunungsitoli adalah kinerja di bidang pelayanan kesehatan. Untuk menunjang itu, maka Pemerintah Kota Gunungsitoli melengkapi sarana dan prasarana para bidan desa agar dapat menunjang pelayanan mereka.

“Salah satu peningkatan kinerja adalah memberikan sarana prasarana yang memadai kepada bidan desa untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik terhadap ibu hamil di pedesaan. Kita juga terus berusaha untuk menekan angka kematian bayi dan ibu hamil di Kota Gunungsitoli setiap tahun,” ujar Wali Kota Gunungsitoli.

Menurut Wali Kota, di Kota Gunungsitoli ada 98 desa dan 3 kelurahan. Untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di setiap desa, Pemkot Gunungsitoli berusaha menambah tenaga bidan. Tujuannya, selain untuk meningkat pelayanan, juga untuk memberdayakan bidan-bidan yang memiliki pendidikan yang bermutu di Kota Gunungsitoli.

“Kalau di tingkat kelurahan, karena ada Puskesmas dan Rumah Sakit, nyaris tidak ada kendala. Namun, di tempat-tempat yang jauh seperti di Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Gunungsitoli Barat, Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Idanoi, menjadi prioritas, dan kita akan menempatkan bidan-bidan desa di sana,” tutur Martinus Lase.

Selain memberikan motor dinas, bidan desa yang bertugas di Kota Gunungsitoli juga akan diberi pembekalan agar memiliki jiwa mengabdi kepada masyarakat. Sehingga, bidan yang telah ditempatkan di daerah yang jauh, tidak sering meninggalkan tugas, dan hanya ingin menerima gaji saja.

“Para bidan akan terus diawasi dan diharapkan bertanggung jawab melaksanakan tugas melayani masyarakat,” ujar Martinus.

Tempatkan Bidan Di Setiap Desa

Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli Dr. Bulan Simanungkalit yang ditemui NBC di Kantor Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Desa Fodo, Kota Gunungsitoli mengatakan bahwa dana pembelian kendaraan dinas yang diberikan kepada setiap bidan desa di Kota Gunungsitoli berasal dari dana Silpa, DAK Kota Gunungsitoli yang dikumpul selama beberapa tahun.

Bulan juga memberitahukan bahwa saat ini, Kota Gunungsitoli baru memiliki 31 bidan desa. Karena itu, ke depan akan direkrut sebanyak 70 bidan PTT untuk memenuhi target 1 bidan desa setiap desa.

Dijelaskan Bulan, untuk mengawasi bidan yang bertugas di desa, ia menerapkan aturan berupa membuat laporan harian, mingguan dan bulanan. Bidan desa juga harus tinggal di desa tempat tugasnya agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan 24 jam kepada masyarakat. Bidan desa yang kinerjanya buruk akan evaluasi.

Tujuan penempatan bidan desa setiap desa di seluruh desa yang ada di Kota Gunungsitoli, adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan bayi, supaya tingkat kematian ibu hamil dan bayi di Kota Gunungsitoli bisa terus ditekan setiap tahun. [WAN]

Related posts