LINGKUNGAN HIDUP

Pemkab Nias Bangun Pengolahan Limbah di 2 Puskesmas

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Angerago Lase. Foto NBC. Nitema.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Angeragö Lase. | Foto: NBC/Nitema Mendröfa

GUNUNGSITOLI, NBC – Pemerintah Kabupaten Nias, melalui Kantor Lingkungan Hidup, akan mengelola dana sebesar Rp 1,8 miliar bersumber dari dana alokasi khusus dan APBD 2015. Dari anggaran sebesar itu, Rp 700 juta digunakan untuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah di Puskesmas Rawat Inap Hiliduho dan Gidö.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Angeragö Lase kepada NBC, Senin (1/6/2015), di ruang kerjanya.

“Selain itu kami juga akan melaksanakan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Lingkungan, yang dilaksanakan pada 16 Juni 2015. Peserta sosialisasi berasal dari SKPD terkait, dari kecamatan juga para pengusaha yang ada di wilayah Kabupaten Nias. Sehingga semua pihak dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan yang bebas dari gangguan limbah,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Angeragö, baru Rumah Sakit Umum Gunungsitoli yang sudah ada instalasi pengolahan limbah. Sementara di puskesmas masih belum dibangun. “Karena itu, pada 2015 ini, ada anggaran sebesar Rp 700 juta dari DAK, untuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah di Puskesmas Rawat Inap Hiliduho dan Gidö. Diupayakan secepatnya ditayangkan di LPSE untuk tender,” ujarnya.

Menurut Angeragö, pada 2016 pihaknya akan mengusulkan kepada pimpinan daerah agar anggaran Kantor Lingkungan Hidup dapat bertambah paling sedikit Rp 2 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan lingkungan, seperti penanaman pohon di bantaran sungai, di sepanjang jalan umum, dan pada wilayah yang berpotensi terjadinya longsor. [TEM]

Related posts