Panen Perdana di Desa Bawadesolo 8,34 Ton per Hektar

Panen perdana di Desa Bawadesolo yang dihadiri Pangdam 1/BB, Wali Kota Gunungsitoli, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Danrem 023/KS, Dandim 0213/Nias, Waka Polres Nias dan sejumlah Kepala SKPD Kota Gunungsitoli, Kamis (5/6/2015) | Foto : NBC/ Irwanto Hulu

Panen perdana di Desa Bawadesolo yang dihadiri Pangdam 1/BB, Wali Kota Gunungsitoli, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Danrem 023/KS, Dandim 0213/Nias, Waka Polres Nias dan sejumlah Kepala SKPD Kota Gunungsitoli, Kamis (5/6/2015) | Foto : NBC/ Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Panen perdana padi sawah di Desa Bawadesolo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Jumat (5/6/2015) menghasilkan 8,34 ton per hektar. Panglima Kodam 1 Bukit Barisan Mayjend TNI, Edi Rahmayadi yang ikut dalam kegiatan itu memberikan bantuan 10 unit hand tractor kepada kelompok tani.

Pangdam 1/BB Mayjend TNI, Edi Rahmayadi usai panen perdana berpesan kepada para pemimpin di Pulau Nias agar sungguh-sungguh membangun Nias demi rakyat, dan mengajak masyarakat menyingsingkan lengan baju dan bekerja keras.

Pada kesempatan tersebut, Rahmayadi menyerahkan bantuan secara simbolis berupa 10 unit hand tractor kepada perwakilan kelompok tani Kabupaten Nias Selatan, menyerahkan bantuan pemberdayaan penangkaran benih padi seluas 50 hektar kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talifuso dari Desa Tuhegeo I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Selain itu, ia juga menyerahkan secara langsung program Nawa Cita Presiden RI Desa Mandiri Benih kepada Gapoktan Bakaru, Desa Siwalumbanua, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dan Gapoktan Kasih, Desa Ononamolo I, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, menyerahkan bantuan optimalisasi lahan padi sawah seluas 1.500 hektar kepada Kelompok Tani Sederhana, Kelompok Tani Almapem.

Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Edison Ziliwu melaporkan bahwa Pemerintah Kota Gunungsitoli terus melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Upaya yang telah dilakukan adalah Pemerintah Kota Gunungsitoli di antaranya berbagai kegiatan yang dananya bersumber dari dana APBD, APBD Propinsi dan APBD Kota Gunungsitoli.

Adapun bantuan sosial yang diberikan yakni pemberdayaan penangkaran benih dengan luas lahan 50 hektar, pengembangan desa mandiri dengan luas lahan 10 hektar, pengembangan jaringan irigasi dan pembebasan lahan seluas 859 hektar dan akumulasi panjang jaringan sepanjang 3.625 meter.

Selain itu, Wali Kota Gunungsitoli juga menyerahkan bantuan berupa 1 unit traktor roda 4 ukuran 49 pK, 3 unit traktor roda empat ukuran 39 PK dan 1 unit combine harvester kepada Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli. [WAN]

Related posts