UN SMP/MTS

Wali Kota Gunungsitoli Imbau Siswa Percaya Diri Hadapi UN

Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase | Foto:NBC/Irwanto Hulu

Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase | Foto:NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Menanggapi pelaksanaan Ujian Negara (UN) tingkat SMP/Mts di Kota Gunungsitoli, Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase mengimbau siswa SMP/Mts se Kota Gunungsitoli yang mengikuti UN 4 – 7 Mei 2015 untuk percaya diri. Wali Kota berharap siswa yang mengikuti UN tidak melakukan aksi contek menyontek, karena hasilnya akan kurang baik, dan merugikan siswa itu sendiri ke depan.

Hal tersebut disampaikan Martinus Lase kepada NBC usai mengikuti acara penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Gunungsitoli, di ruang kerja Wali Kota Gunungsitoli, Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Minggu (3/5/2015).

“Kita mengimbau siswa yang mengikuti UN untuk percaya diri, karena kita yakin, mereka sudah belajar selama tiga tahun. Kita harap, mereka tidak melakukan aksi contek menyontek, sebab hasilnya akan kurang baik, dan merugikan siswa itu sendiri ke depan,” imbau Wali Kota Gunungsitoli.

Para siswa juga diminta menghadapi soal UN sesulit apapun dengan semangat, dan tidak menjadikannya sebagai hambatan, karena mereka telah bekerja keras selama tiga tahun, dan UN merupakan tahap evaluasi setelah tiga tahun mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“UN merupakan tahap evaluasi terhadap siswa selama belajar tiga tahun, UN akan mengevaluasi sejauh mana keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran dan sekalian mengevaluasi sejauh mana integritas seorang guru mengajar, dan sejauh ilmu yang diberikan guru dapat diadopsi para siswa,” beber Martinus.

Wali Kota mengakui, UN juga menentukan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Gunungsitoli setiap tahun, karena UN merupakan salah satu indikator peningkatan kualitas dunia pendidikan, sehingga kedepan akan perlu perbaikan perbaikan. Tidak lupa,dia mengingatkan semua pihak menerima apapun hasil yang diperoleh pada UN.

Ke depan, Pemerintah Kota Gunungsitoli harus mempunyai komitmen untuk meningkatkan dunia pendidikan di Kota Gunungsitoli, walaupun hal tersebut tidak gampang, karena harus melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang lebih baik serta memberikan pembekalan dan pelatihan kepada guru.

Pada berita sebelumnya, telah diberitahu, peserta UN tingkat SMP/Mts se Kota Gunungsitoli ada sebanyak 2.768. Diantaranya, siswa laki laki sebanyak 1.406 orang dan siswa perempuan sebanyak 1.362 orang. UN digelar tanggal 4 Mei – 7 Mei 2015. [WAN]

Related posts