UAS SD 2015

Ujian Akhir Sekolah Tingkat SD di Nias Utara Diikuti 3.932 Siswa

Siswa SDN Hilindruria

Sebanyak 38 orang dari 39 siswa SDN 071021 Hilindruria Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara, mengikuti UAS di hari kedua, Selasa (19/5/2015). | Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

LOTU, NBC – Ujian akhir sekolah (UAS) seluruh Kabupaten Nias Utara 2015 diikuti 3.932 siswa dari 151 sekolah. Dinas Pendidikan Nias Utara belum mendapatkan laporan jumlah siswa yang tidak bisa mengikuti UAS yang diselenggarakan Senin-Rabu (18-20 Mei 2015). Siswa yang belum bisa ikut UAS bisa mengikuti ujian susulan yang dilaksanakan pada 28-30 Mei.

“Jumlah siswa SD/mandrasah ibtidaiyah yang mengikuti UAS adalah 3.932 orang yang meliputi laki-laki 2.073 orang dan perempuan 1.859 orang dari 151 sekolah yang ada di Nias Utara,” ujar Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Nias Utara Marison R Zalukhu.

Jumlah siswa yang harus mengikuti ujian susulan beserta alasan ketidakhadiran saat UAS reguler, menurut Marison, masih belum bisa diketahui.  “Kami belum mengetahui berapa banyak siswa yang tidak hadir mengikuti UAS. Pastinya ada yang tidak hadir seperti di Alasa. Tim yang diturunkan ke lapangan masih belum menyampaikan informasi. Itu biasanya pada hari terakhir baru disampaikan,” ujar Marison.

Pantauan NBC di SDN Hilindruria, dari 39 siswa SD peserta UAS, 1 orang dinyatakan tidak hadir. “Ada 1 siswa yang tidak ikut UAS. Saat penetapan nama siswa yang ikut UAS, yang bersangkutan masih sekolah. Beberapa bulan yang lalu, orangtuanya merantau ke Sibolga dan anak itu ikut,” kata Kepala SDN Hilindruria Faoziduhu. Informasi dari Faoziduhu, sekolah yang dia pimpin berdiri sejak 1911 dengan jumlah siswa dari kelas I-VI sebanyak 208 orang.

Untuk diketahui, pada UAS kali ini, kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah. Pusat memberi kewenangan penuh kepada setiap sekolah memeriksa hasil UAS. Pusat hanya diberi kewenangan 25 persen soal, sementara 75 persen soal lainnya dibuat oleh provinsi setempat. Hal ini berbeda dengan ujian nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMP/MTs, hasil UN diperiksa pemerintah atau Kemendikbud dan soalnya dibuat 100 persen oleh pemerintah. [NDH]

Related posts