PENYELENGGARA PILKADA

Tinggi, Minat Warga Nias Barat Jadi Anggota PPK Pilkada 2015

Calon PPK yang mengikuti seleksi tertulis yang diselenggarakan komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kabupaten Nias Barat, di Hall Tokosa Onolimbu Lahomi, Jumat (8/5/2015). | Foto : NBC/Aminudin Hia

Calon anggota PPK mengikuti seleksi tertulis yang diselenggarakan KPU Kabupaten Nias Barat di Hall Tokosa, Onolimbu, Lahomi, Jumat (8/5/2015). | Foto: NBC/Aminudin Hia

LAHOMI, NBC – Antusiasme masyarakat Nias Barat untuk menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan bupati dan wakil bupati Nias Barat, yang akan diselenggarakan 9 Desembar 2015, sangat tinggi. Hal itu terbukti, dari delapan kecamatan se-Kabupaten Nias Barat, yang mendaftar 215 orang.

Demikian dikatakan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Barat, Maranata Gulo, kepada NBC, Jumat (8/5/2015), di Hall Tokosa, Onolimbu, Lahomi, saat pelaksanaan seleksi tertulis bagi calon anggota PPK.

“Peminat PPK di Kabupaten Nias Barat pada pilkada 2015 meningkat dibandingkan dengan pemilihan umum sebelumnya. Dari delapan kecamatan, pelamar PPK sebanyak 215 orang. Sementara itu, dari catatan yang diperoleh pada Pilgubsu 2013, pelamar PPK hanya sekitar 80 orang. Dengan demikian, dapat dinilai, pada pilkada 2015 ini minat masyarakat tinggi,” ujar Maranata.

Ia menjelaskan, ke-215 pelamar PPK se-Kabupaten Nias Barat itu telah sesuai dengan tahapan pembentukan penyelenggara pemilihan umum kepala daerah tahun 2015. Setelah melakukan penyeleksian kelengkapan administrasi, terdapat 194 orang yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti seleksi tertulis.

Dari jumlah tersebut, hanya 184 orang yang mengikuti pelaksanaan tes tertulis sehingga peserta yang tidak menghadiri seleksi tertulis otomatis dinyatakan gagal. “Penyebab ketidakhadiran peserta itu kami tidak tahu karena tidak ada konfirmasi ke KPU Kabupaten Nias Barat. Yang pasti, mereka sudah dinyatakan lulus seleksi administrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil seleksi tertulis, peserta yang masuk peringkat pertama hingga ke-10 atau lulus sepuluh besar dari jumlah pelamar di setiap kecamatan akan mengikuti tes terakhir, yakni seleksi wawancara. “Di antara peserta tersebut akan dipilih dan ditetapkan sebanyak lima orang sebagai penyelenggara pilkada di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Nias Barat, sesuai permohonannya pada saat pelamaran,” ungkap Maranata. [AMI/FIR]

Related posts