KPU Nias: Pilkada 2015, Pilkada Berintegritas

Ketua KPU Nias Abineri Gulo melantik 510 orang anggota PPS se-Kabupaten Nias, di gedung STT Tsunderman Gunungsitoli, Senin (17/5/2015). Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

Ketua KPU Nias Abineri Gulo melantik 510 orang anggota PPS se-Kabupaten Nias, di gedung STT Tsunderman Gunungsitoli, Senin (17/5/2015). Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

GUNUNGSITOLI, NBC – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nias 9 Desember 2015 mendatang, tidak hanya sekadar serimonial 5 tahunan yang dilaksanakan serentak, melainkan mencetak sejarah kepemimpinan yang didasari pada pelaksanaan yang berintegritas.

Hal ini dikatakan Ketua KPU Nias Abineri Gulo saat menyampaikan sambutan pelantikan 510 orang anggota PPS se-kabupaten Nias di gedung STT Tsunderman Gunungsitoli Nias, Senin (18/5/2015).

“Untuk menjalankan Pilkada seluruh penyelenggara harus berintegritas di hati, berintegritas di pikiran dan berintegritas di perbuatan,” tegas Abineri.

Lanjut Abineri, jika sudah memiliki integritas, maka penyelenggara merasa bersalah jika terdapat masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta pemilih akibat kelalaian pendataan. Bekerja sesuai dengan aturan yang ada tanpa keberpihakan dimanapun dan menjalankan kegiatan tanpa ragu penuh ketegasan dan tanggung jawab.

Di tempat yang sama Ketua DPRD Nias Yarredi Laoli mengatakan PPS merupakan ujung tombak penyelenggara pemilihan kepala daerah. Oleh karena itu, harus netral tanpa keberpihakan.

“Jangan hilangkan kepercayaan dari KPU. PPS sebagai ujung tombak, harus tajam,” pesan Yaredi.

Sementara itu Bupati Nias Sökhiatulö Laoli mengklaim dengan adanya perubahan Undang-undang 8/2015 tentang Pilkada cukup memihak di Kabupaten Nias.

“Saya sampaikan kepada seluruh PPS dan hadirin hari ini dengan refisi UU 8/2015 tentang pilkadda sangat memihak di Kabupaten Nias. di Sumatera Utara hanya Nias yang berakhir masa jabatannya Juni 2016. Sebelum refisi, Nias akan pemilu thn 2018, tapi tidak sekarang. Lalu dengan Juni 2016, Nias dipercepat menjadi 9 Desember 2015 karena masuk pada periode pertama,” kata Sokhiatulo yang disambut riuh tepuk tangan.

510 PPS Dilantik

Disampaikan Abineri berkas yang diterima KPU Nias dari calon PPS sebanyak 891 orang dari 170 desa di 10 kecamatan yang ada. Akan tetapi yang diterima berdasarkan aturan hanya 3 orang setiap desa dan cadangan 3 orang. Maka yang dilantik sebanyak 510 orang.

“Ada banyak calon PPS yang mengirim pessan singkat pada kami dengan isi siap menerima dan melaksanakan arahan dari KPU. SMS semacam ini setelah kami diskusi oleh tim mengarah pada fulus. Jadi walau mereka memiliki nilai yang beessar, tapi tidak memiliki integritas. Ya, mereka kalah. Bagi yang merasa yang ikut pada pelantikan hari nini segera bertobatlah,” ujar Abineri.

Seminggu sebelumnya, lanjut Abineri telah melantik 50 orang anggota PPK Se-Kabupaten Nias yang tidak lama lagi akan melaksanakan tahapan pilkada. Pelantikan PPS tersebut turut hadir Dandim 0213/Nias Letkol Inf. Luhut Bernandus Sidabariba, SIP dan Ketua Panwaslu Kabupaten Nias Elitinu Hura. [NDH]

Related posts