PILKADA 2015

18 Mei, Tenggat Penentuan Nasib Pilkada Nias Selatan

Alfian Zenius Dachi

Alfian Zenius Dachi

JAKARTA, NBC — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Nias Selatan masih menunggu kepastian biaya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Nias Selatan dari pemerintah daerah. Jika sampai Senin, 18 Mei 2015, tenggat yang diatur dalam Peraturan KPU, hibah biaya pilkada tidak ada kejelasan, dipastikan pelaksanaan Pilkada di Nias Selatan akan ditunda.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Nias Selatan Alfian Zenius Dachi kepada NBC, Rabu (13/5/2015) siang. “Kalau tidak terjadi kesepakatan hingga 18 Mei 2015, kami akan ambil langkah untuk menunda pelaksanaan pilkada,” kata Alfian Zenius Dachi.

Hingga sekarang Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara KPU dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan belum ditandatangani. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 Nias Selatan yang belum disetujui diinformasikan sebagai penyebab tertundanya penandatangan NPHD.

Seperti dikabarkan Republika.com, empat daerah di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Humbang Hasundutan, Nias Selatan, Pak-Pak Barat, dan Samosir, terancam gagal ikut Pilkada serentak 2015. Nias Selatan terkendala karena belum disahkannya APBD 2015.

Alfian terus mengadakan koordinasi dengan pemda dan juga membahas perkembangan ini secara internal KPU Nias Selatan. “Mudah-mudahan hibah dana pilkada segera disepakati sehingga pilkada di Nias Selatan tidak tertunda. Kami terus melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah,” ujar Alfian.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menganggarkan dana sebesar Rp 46 miliar dari APBD 2015 untuk pelaksanaan pilkada (Baca: Rp 46 Miliar APBD Nias Selatan untuk Pilkada). [APS]

 

Related posts