Rp 32,2 Miliar Dana Desa di Kabupaten Nias Utara

Kepala BPM Nias Utara Fo'arota Gea (kanan) diddampingi oleh staf Humas Nias Utara Berkat di raung kerjanya di Lotu. Kamis (9/4/2015). Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

Kepala BPM Nias Utara Fo’arota Gea (kanan) diddampingi oleh staf Humas Nias Utara Berkat di raung kerjanya di Lotu. Kamis (9/4/2015). Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

LOTU, NBC – Sebanyak 112 desa dan 1 lurah di Kabupaten Nias Utara akan menerima bantuan dana desa dari pemerintah pusat tahun 2015 sebesar Rp 32,2 miliar melalui dana APBN. Dana itu akan ditransfer ke rekening daerah sebesar 40 persen pada April ini. Pemerintah Kabupaten Nias Utara tengah berupaya membuat peraturan bupati untuk penggunaan dana dimaksud.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Nias Utara Foarota Gea kepada NBC di raung kerjanya di Lotu, Kamis (9/4/2015).

“Berdasarkan PP 60/2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN serta Perpres 36/2015, maka Nias Utara menerima dana desa sebesar Rp 32.208.300.025. April ini akan ditransfer ke rekening daerah sebesar 40 persen,” kata Fo’arota.

Dana sebesar itu, menurut dia tidak sekaligus diterima oleh pengurus desa. Melalui Menteri Keuangan mentransfer tiga tahap. “April 2015 sebesar 40 persen, Agustus 2015 sebesar 40 persen, dan November 2015 sebesar 20 persen.”

Setiap desa akan menerima minimal Rp 269 juta dan maksimal 317 juta. Untuk kriteria desa penerima dana maksimal dilihat dari jumlah penduduk, luas wilayah, tingkat kesulitan geografis dan penduduk miskin.

Sembari menunggu penetapan Perbub Nias Utara, pihaknya melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa mulai 21-24 April 2015. Kemungkinan besar pendamping yang akan diterima merupakan pendamping pada program PNPM-Mandiri sebelumnya. “Satu orang pendamping dapat mengawasi 4 desa. Sementara perekrutan pendamping masih menunggu arahan dari pusat,” ujarnya.

Adapun kendala belum selesainya pengesahan Perbub, menurut mantan Camat Bawölato Kabupaten Nias itu, masih adanya perubahan PP 60/2014 tentang Dana Desa. Dan diperkirakan pertengahan April 2015 akan disahkan. Dana ini akan dialokasikan pada program peningkatan program fisik dan kelengkapan desa.

Dia juga menyampaikan bahwa instansi yang dipimpinnya hanya bersifat administrasi. Sementara setiap pengurus desa akan membuat rekening sendiri yang nantinya bendahara umum daerah Kabupaten Nias Utara yang langsung mentransfer ke rekening mereka.

Untuk pertanggungjawaban dana yang akan ditransfer sebesar 40 persen pada April, akan dilaporkan kegunaannya pada Juni 2015. Sementara, untuk dana yang diterima pada Agustus, akan dilaporkan pada Oktober dan dana yang diterima November pelaporan paling lama Januari 2016.

Sebagai ancaman menurut dia, setiap desa yang terlambat memberikan laporan maka akan terhambat menerima dana tahapan selanjutnya. “Kalau terlambat menyampaikan SPJ, dana berikutnya terkendala ditransfer,” jelasnya. [NDH]

Related posts