Paulus Winarto: Polisi Harus Jadi Agen Penggerak Revolusi Mental

Paulus Winarto sedang menyampaikan materi seminar kepada personel Polres Nias Selatan |Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

Paulus Winarto sedang menyampaikan materi seminar kepada personel Polres Nias Selatan |Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

TELUKDALAM, NBC — Dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah pusat, polisi harus dapat menjadi agen perubahan dan penggerak revolusi mental di tengah-tengah masyarakat. Polisi hadir sebagai pelayan dan bukan untuk menyusahkan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Paulus Winarto, pembicara dalam seminar motivasi dengan tema “Pembentukan Perilaku dan Karakter Polri yang berkualitas sebagai agen perubahan dan penggerak revolusi mental” yang dilaksanakan di Hotel Yonnas, Jalan Pasir Putih, Telukdalam, Senin (13/4/2015)

“Selama ini banyak polisi yang masih bermental priyayi, sehingga menimbulkan ketidaksenangan masyarakat kepada polisi. Seharusnya polisi itu menjadi pelayan bagi masyarakat dalam mewujudkan rovolusi mental yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” jelas Paulus yang juga dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK

Selanjutnya, Paulus mengatakan dalam mewujudkan rovulusi mental, polisi harus berbaur dengan masyarakat dan melayani mereka dengan baik. “Polisi itu harus bisa hadir di tengah-tengah masyarakat bukan malah menyusahkan masyarakat serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam setiap kasus yang ditangani,” ujarnya.

Sementar itu Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Da Costa mengatakan bahwa seminar motivasi ini dilaksanakan agar polisi di Nias Selatan dapat memahami setiap tugas dan tanggung jawabnya bagi masyarakat, terutama untuk mewujudkan revolusi mental dalam tubuh Kepolisian. [HER]

Related posts