PENERTIBAN LALU LINTAS

Operasi Simpatik, Polantas Bagikan Bunga dan Helm

Kasat Lantas Polres Nias AKP Zuhaljri Ys Memasangkan Helm SNI Kepada Salah Seorang Pengendara Sepeda Motor | Foto: NBC/Iman Jaya Lase

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Nias Ajun Komisaris Zuhaljri Ys memasangkan helm SNI kepada salah seorang pengendara sepeda motor, Selasa (7/4/2015). | Foto: NBC/Iman Jaya Lase

GUNUNGSITOLI, NBC – Personel Satuan Lalu Lintas Polres Nias menggelar Operasi Simpatik 2015 di pusat Kota Gunungsitoli. Operasi itu dirangkai dengan pemberian bunga dan helm Standar Nasional Indonesia kepada pengendara sepeda motor, Selasa (7/4/2015).

Pemberian bunga dan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) kepada pengendara merupakan salah satu wujud sosialisasi peraturan lalu lintas agar masyarakat lebih meningkatkan kesadarannya terhadap ketertiban berlalu lintas di jalan raya.

Pelaksanaan Operasi Simpatik 2015 yang dilaksanakan kali ini oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nias sedikit lebih meringankan sanksi kepada pengguna jalan. Pengendara yang tidak mampu menunjukkan surat-surat kendaraan ataupun surat izin mengemudi (SIM) serta tidak menggunakan helm SNI hanya diberi teguran.

Kepala Satlantas Polres Nias Ajun Komisaris Zulhajri Ys, yang berada di lokasi, kepada NBC menuturkan bahwa pelaksanaan Operasi Simpatik 2015 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 1-21 April 2015 dengan mengedepankan pola preemtif dan preventif.

“Petugas polisi lebih mengedepankan pola preemtif dan preventif serta mengedepankan pendidikan berlalu lintas, sementara penindakan represif dilakukan kepada pengendara yang betul-betul melakukan pelanggaran dan dapat membahayakan keselamatan pengendara dan orang lain,” ujarnya.

Ia melanjutkan, selama sepekan, petugas telah melakukan tindakan kepada 400 pengguna jalan dengan mengeluarkan buku tilang Operasi Simpatik, terutama terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan tidak menghidupkan lampu, sedangkan pengendara yang diberikan surat tilang bersifat represif sebanyak 40.

Zulhajri menjelaskan, tidak semua pengendara diberikan helm. Helm hanya diberikan kepada pengendara yang tidak menggunakan helm SNI. Hal ini dilakukan agar pengendara dapat lebih meningkatkan kesadaran terhadap ketertiban berlalu lintas di jalan raya.

“Polantas akan memberikan bunga sebagai ucapan terima kasih bagi pengguna kendaraan yang diberi teguran dan juga akan memberikan helm jika dirasa helm yang digunakan pengendara tidak sesuai Standar Nasional Indonesia,” ujarnya. [MAN]

Related posts