OTONOMI DAERAH

Kecamatan Onolalu Belum Terdaftar di Kemendagri

Camat Kecamatan Onolalu Satu Hati Duha | Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

Camat Kecamatan Onolalu Satu Hati Duha | Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

ONOLALU, NBC — Hingga kini Kementerian Dalam Negeri belum mengakui Kecamatan Onolalu sebagai sebuah kecamatan di Kabupaten Nias Selatan. Bahkan, pihak Provinsi Sumatera Utara pun hingga kini belum mengeluarkan rekomendasi.

Adapun Data Agregat Kependudukan per Kecamatan Kabupaten Nias yang dikeluarkan Kemendagri, 17 April 2015, Kecamatan Onolalu tidak masuk daftar. Kabupaten Nias Selatan hanya terdiri dari 31 kecamatan. Meskipun demikian, Camat Onolalu menganggap bahwa kecamatan yang dipimpinnya tetap legal karena diperkuat oleh Peraturan Daerah  Nomor 80 Tahun 2012 tentang Pemekaran Kecamatan Kabupaten Nias Selatan.

“Meskipun hasil evaluasi dari Mendagri dan Gubernur Sumatera Utara belum keluar, Kecamatan Onolalu tetap legal sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Pemekaran Kecamatan Kabupaten Nias Selatan,” ujar Camat Onolalu Satu Hati Duha, saat ditemui NBC di ruang kerjanya di Kecamatan Onolalu, Selasa (21/4/2015).

Disampaikan Satu Hati, pihak Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri akan datang menyurvei dan meninjau kesiapan Kecamatan Onolalu. Ia mengaku telah mengumpulkan warga pada 13 April 2015 guna menyambut kedatangan Dirjen tersebut.

Kedatangan Dirjen, kata Satu Hati, untuk meninjau kesiapan Kecamatan Onolalu dan tiga kecamatan lainnya yang nomor registrasinya belum keluar dari Kemendagri.

“Kedatangan mereka untuk meninjau kesiapan Kecamatan Onolalu karena selama ini adanya isu bahwa kecamatan tersebut roda pemerintahannya tidak berjalan dan juga menyurvei legalitas kecamatan tersebut,” ungkapnya.

Bantah Minta Uang dari Warga

Pada saat mengumpulkan warga guna menyambut tim Dirjen Kemendagri tersebut beredar informasi bahwa ada pengerahan uang dari masyarakat sebesar Rp 120 juta untuk keperluan memperjuangkan legalitas Kecamatan Onolalu. Akan tetapi, informasi tersebut dibantah oleh Satu Hati.

“Itu tidak benar. Kami tidak pernah melakukan pemungutan uang kepada warga dengan alasan peresmian kecamatan. Memang, 13 April 2015, ada pertemuan dengan warga, tetapi membahas penyambutan kedatangan Dirjen dari Mendagri,” ujarnya.

Beredar informasi dari warga bahwa Camat Onolalu meminta uang kepada masyarakat sebesar Rp 120 juta dengan alasan untuk peresmian Kecamatan Onolalu, padahal Kecamatan Onolalu telah diresmikan sebelumnya.”Secara yuridis Kecamatan Onolalu belum mempunyai legalitas dan hal ini disinyalir adanya indikasi permainan politik menyambut pilkada oleh onum anggota DPRD dari Kecamatan Onolalu bersama Bupati Nias Selatan” ujar sumber NBC lewat SMS.

Ditegaskan Satu Hati, informasi itu keliru. Ia mengatakan bahwa Kecamatan Onolalu sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan.  “Pemekaran Kecamatan Onolalu didasari letak geografis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang masih tertinggal dan mempermudah pengurusan administrasi oleh warga,” ujarnya.

Penelusuran NBC, di situs resmi Kemendagri pada profil Kabupaten Nias Selatan tidak terdapat Kecamatan Onolalu. Demikian juga pada Data Agregat Kependudukan per Kecamatan Kabupaten Nias yang dikeluarkan Kemendagri pada 17 April 2015.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif 2014 di Nias Selatan pembagian daerah pemilihan memasukkan Kecamatan Onolalu sebagai daerah pemilihan. Pada pileg tersebut, Kabupaten Nias Selatan terdiri atas 35 kecamatan. Untuk Pilkada 2015 ini Kabupaten Nias Selatan yang diakui Kemendagri dan KPU adalah 31 kecamatan. Empat kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Onolalu, Idanötae, Luahagundre Maniamölö, dan Ulu Idanötae tidak masuk dalam daftar.

Hingga kini pun banyak pihak bertanya-tanya, bagaimana Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menjalankan pembangunan dan program di 4 kecamatan lainnya yang belum terdaftar di Kemendagri. Lalu bagaimana DPRD Nias Selatan menyikapi hal ini? Hingga berita ini ditayangkan, NBC belum mendapatkan konfirmasi dari Pemkab dan DPRD Nias Selatan. [HER]

Data Agregat Kependukan Per Kecamatan Kabupaten Nias Selatan

Data Agregat Kependukan Per Kecamatan Kabupaten Nias Selatan