KEBERSIHAN

Berlumpur, Warga Minta Kontraktor Bersihkan Jalan Baloho

salah seorang warga melewati jalan baloho yang penuh dengan lumpuh | Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

Salah seorang warga melewati Jalan Baloho, Telukdalam, Senin (13/4/2015), yang penuh dengan lumpuh. Kondisi jalan ini sangat berbahaya bagi pengendara, terutama sepeda motor. Diharapkan perhatian PT BNC untuk membersihkan lumpur di sepanjang jalan itu. | Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

TELUKDALAM, NBC  Akibat pengangkutan material untuk menimbun kawasan terpadu di Jalan Soenigeho Km 3, jalan sepanjang Baloho Indah dan jalan menuju Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupten Nias Selatan dipenuhi lumpur. Warga sekitar meminta PT Bumi Nisel Cerlang, sebagai kontraktor proyek, segera membersihkan jalan untuk keselamatan dan kenyamanan warga. Jika tidak diindahkan, warga mengancam akan memalang jalan tersebut sampai dibersihkan terlebih dahulu.

Salah seorang warga Baloho Indah, Robertus, kepada NBC menuturkan, akibat lumpur tersebut, telah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan. “Sudah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan. Pada saat musim kemarau jalan berdebu dan pada saat hujan jalan becek atau licin,” ujarnya, Selasa (14/4/2015).

Dijelaskan Robertus bahwa sebelumnya, warga telah menyampaikan keluhan jalan berlumpur tersebut kepada PT Bumi Nisel Cerlang melalui pengawas lapangannya dan warga juga pernah menahan mobil proyek pengangkut bahan material tersebut seminggu yang lalu.

“Kami sudah pernah menyampaikan kepada kontraktor melalui pengawas lapangannya untuk membersihkannya, tetapi sampai saat ini belum mereka lakukan pembersihan. Kalau kontraktor dan dinas terkait tidak menghiraukan keluhan kami, maka warga di sekitar Baloho akan memalang jalan ini,” ujarnya.

Robertus meminta PT NBC tidak mengabaikan peringatan dan permintaan warga ini. “Saya berharap jalan ini segara bersihkan dan jangan sampai terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan terlebih dahulu, baru mereka melakukan pembersihan,” ungkapnya.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, PT BNC harus bertanggung jawab, pembangunan itu prinsipnya jangan menyengsarakan. “Setiap kali ada truk pengangkut tanah, harus ada pekerja yang bertugas membersihkan tumpahan tanah itu di jalan dengan mengguyurnya pakai air. Kesabaran warga ada batasnya, jadi kami minta jalan itu harus segera dibersihkan. Jangan menunggu hingga pekerjaan selesai,” ujarnya kepada NBC.

Warga Diminta Sabar

Saat NBC menyampaikan protes warga tersebut, Direktur PT BNC Julius Dakhi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembersihan jalan setelah waktu pekerjaan selesai.

“Kami akan melakukan pembersihan di jalan tersebut setelah waktu kerja selesai supaya hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Saya berharap supaya warga dapat menahan diri dan mempercayakannya kepada kami untuk mengatasi hal tersebut,” kata Julius. [HER]

Related posts