Fasilitas Bandara Binaka Buruk, DPRD Akan Surati Dirjen Perhubungan Udara

Bandara Binaka Gunungsitoli | Foto: NBC

Bandara Binaka Gunungsitoli | Foto: NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Terkait buruknya fasilitas publik di Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, DPRD Kota Gunungsitoli akan menyurati Dirjen Perhubungan Udara dalam waktu dekat. DPRD juga mendukung Polres Nias menyelidiki kasus dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Hadirat ST Gea, yang dihubungi NBC melalui telepon seluler, Rabu (8/4/2015). “Kita sangat menyesali buruknya fasilitas publik di Bandara Binaka Gunungsitoli hingga saat ini. Dalam waktu dekat, kita akan melaporkan hal tersebut kepada Dirjen Perhubungan Udara,” ujar Hadirat.

DPRD Kota Gunungsitoli akan mempertanyakan bagaimana pengelolaan biaya operasional Bandara Binaka Gunungsitoli, sehingga menyebabkan fasilitas publik seperti penerangan, kamar mandi, air dan kebersihan di Bandara Binaka Gunungsitoli sangat buruk.

Dia memberitahu bahwa dari informasi yang diperolehnya, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) telah melaporkan dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli ke penegak hukum.

“Kita menduga, dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli selama ini telah diselewengkan, sehingga pelayanan publik di bandara Binaka Gunungsitoli dari dulu tetap buruk. Kita juga mendukung Polres Nias mengusut kasus dugaan penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli yang dilaporkan LSM, karena Bandara Binaka Gunungsitoli merupakan objek vital yang menjadi pintu masuk ke Pulau Nias, serta menjadi perhatian tamu dari luar,” beber Hadirat.

Tahap Penyelidikan

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nias AKP.Arifieli Zega yang ditemui NBC di Mapolres Nias, Rabu (8/4/2015), membenarkan, saat ini unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Sat Reskrim Polres Nias sedang menangani kasus dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli.

“Betul, saat ini kita sedang menangani kasus dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli. Kasus tersebut sudah masuk tahap lidik, dan dalam waktu dekat kita akan memanggil saksi saksi yang terkait dalam kasus tersebut,” terang Kasat Reskrim kepada NBC.

Pada berita NBC sebelumnya, LSM KCBI telah melaporkan dugaan korupsi penyelewengan dana operasional Bandara Binaka Gunungsitoli yang bersumber dari dana APBN tahun 2014 sebesar Rp 54 miliar. [WAN]

Related posts