PILKADA 2015

Dipertanyakan, KPU Nias Selatan Belum Umumkan Penerimaan PPK dan PPS

Jadwal penerimaan PPK dan PPS

Jadwal penerimaan PPK dan PPS menurut PKPU No 2/2015

JAKARTA, NBC —  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nias Selatan dianggap melanggar ketentuan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015 karena belum mengumumkan jadwal perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Senin (20/4/2015). Adapun DPC Partai Gerindra Nias Selatan akan menolak tahapan pilkada yang tidak prosedural.

Informasi yang dikumpulkan NBC, tinggal KPU daerah Nias Selatan di Pulau Nias yang belum memberikan pengumuman jadwal penerimaan PPK dan PPS. Sumangeli Mendöfa Komisioner yang dihubungi NBC, Selasa (21/4/2015), membenarkan bahwa KPU Nias Selatan memang belum mengumumkan jadwal itu.

“Saya tak tahu mengapa belum diumumkan. Saya lagi ikut Bimbingan Teknis di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Seharusnya jadwal perekrutan itu sudah harus ditempelkan agar masyarakat tahu,” ujar Sumangeli kepada NBC. Ia juga menyatakan sudah mengingatkan Ketua KPU Nias Selatan Alfian Zenius Dachi untuk melakukan pengumuman jadwal perekrutan PPK dan PPS secara terbuka.

Pasal 8 PKPU No 2 2015

Pasal 8 PKPU No 2 Tahun 2015

Untuk diketahui, sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 Tahun 2015, jadwal perekrutan PPK dan PPS ditetapkan mulai 19 April 2015 sampai 18 Mei 2015.

Sementara itu, menurut Pasal 8 PKPU No 2/2015, jika sampai 19 April 2015-18 Mei 2015 (jadwal pembentukan PPK dan PPS) anggaran pemilihan belum tersedia, tahapan pilkada akan dihentikan oleh KPU provinsi/kabupaten/kota.

Partai Gerindra Akan Menolak

Ketua DPC Partai Gerindra Nias Selatan Thomas Dachi mengatakan, “KPU harus mengumumkan sesuai ketentuan. Hal itu merupakan peraturan KPU yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

Partai Gerindra berjanji akan menolak jika terjadi tahapan pilkada yang tidak sesuai dengan prosedur. “Jelas Gerindra akan menolak pelaksanaan tahapan Pilkada yang tidak prosedural,” kata Thomas.

Ketika ditanya langkah konkret apa yang akan dilakukan oleh DPC Partai Gerindra jika KPU Nias Selatan melanggar tahapan pilkada, Thomas mengatakan, Partai Gerindra akan menolak tahapan pilkada. “Konkretnya (kami) akan menolak tahapan Pilkada dan akan bekerja sama partai politik lain untuk memajukan gugatan. Namun, kami akan lihat karena banyak pimpinan partai yang menjilat,” ujar Thomas tanpa menyebut siapa nama pimpinan partai yang disebut menjilat tersebut. [APS]

Related posts