Bupati Nias Mendaftar Jadi Bakal Calon di DPC Gerindra

DPC GERINDRA Kabupaten Nias resmi menerima pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021 Sokhiatulo Laoli dengan Arosokhi Waruwu (SARO) yang masih menjabat pimpinan daerah di Kabupaten Nias tersebut. Senin (27/4/2015). Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

Sokhiatulo Laoli dengan Arosokhi Waruwu resmi mendaftar jadi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Nias di DPC Partai Gerindra Kabupaten Nias, Senin (27/4/2015) | Foto: NBC/Onlyhu Ndraha.

GUNUNGSITOLI SELATAN, NBC — Pasangan Sökhiatulö Laoli dan Arosökhi Waruwu (SARO) yang masih menjabat Bupati dan Wakil Bupati Nias, resmi mendaftar sebagai bakal calon di DPC Partai Gerindra Kabupaten Nias di Jl Pelud Binaka KM 9 Ononamölö I LOT Gunungsitoli Selatan atau arah Bandara Binaka, Senin (27/4/2015).

Tim penjaringan calon bupati di DPC Gerindra Kabupaten Nias Asih, Dian Daeli membenarkan jika berkas pasangan SARO telah mereka terima. “Berkas lagi kami verifikasi. Mendekati lengkaplah. Pendaftaran gratislah,” kata Dian sambil memeriksa berkas.

Menurut Dian, data yang dibutuhkan bagi setiap calon yang mendaftar di antaranya, mengisi formulir pendaftaran, menyertakan surat kesediaan menjadi calon bupati, pernyataan tidak mengundurkan diri jika sudah ditetapkan oleh partai, visi misi, dan strategi pemenangan yang terukur.

Sedangkan persyaratan administrasi yakni, fotokopi KTP, pasfoto warna ukuran 4×6 sentimeter, daftar riwayat hidup, fotokopi ijazah minimal SMA atau sederajat yang dilegalisir, pernyataan tidak pernah menerima hukuman ancaman 5 tahun penjara serta manifesto politik.

“Yang diberi rekomendasi yang memiliki manifesto politik dengan Gerindra,” ujar Dian tanpa menjelaskan isi manifesto tersebut.

Di tempat yang sama, Herman F Zai mengatakan, pasangan SARO tetap komitmen berpasangan. Sökhiatulö mencalonkan sebagai bupati dan Arosökhi sebagai wakil bupati.

Dijekaskan Herman, berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilu bahwa di Nias satu pasangan calon minimal 5 kursi anggota DPRD. Jika nantinya DPP Gerindra memberi dukungan, pasangan SARO memiliki 13 kursi.

“Sökhiatulö dari Partai Demokrat memiliki kursi anggota DPRD 7 orang. Arosökhi dari PDI-P memiliki 3 orang anggota DPRD dan Partai Gerindra sebanyak 3 orang anggota DPRD,” ujarnya. [NDH]

Related posts