INFRASTRUKTUR NIAS SELATAN

Bina Marga Sumut Abaikan Jalan Ambles di Desa Eho Hilisimaetanö

Jalan provinsi yang menghubungkan kecamatan Meniamolo dan Kecamatan Amandraya mulai amblas |Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

Jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Maniamölö dan Kecamatan Amandraya, Senin (20/4/2015), terlihat mulai ambles. Masyarakat meminta pemerintah memperbaiki jalan ini. | Foto: NBC/Suhertiyanus Dakhi

TELUKDALAM, NBC — Jalan provinsi di Desa Eho Hilisimaetanö, Kecamatan Maniamölö, mulai ambles. Warga meminta Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk berupaya melakukan perbaikan serta mendorong Bina Marga untuk turun tangan memperbaiki jalan yang menghubungkan Kecamatan Telukdalam dengan Amandraya, Maniamölö, Lölöwa’u, dan Lölömatua, tersebut.

Pantauan NBC, badan jalan sepanjang sekitar 10 meter ambles dan tembok penahan mulai patah. Hingga berita ini ditayangkan, Selasa (21/4/2015), belum ada tanda-tanda perbaikan pada jalan rusak ini. Jalan ambles ini tepat berada di ujung sebuah polongan.

Informasi yang dihimpun NBC dari warga Desa Eho Hilisimaetanö, pada 2012 dilakukan perbaikan pada jalan tersebut, tetapi sekitar beberapa bulan kemudian sudah mulai rusak karena diduga dikerjakan asal jadi.

“Kontraktor hanya bekerja asal jadi saja dan pada saat itu konsultan tidak melakukan pengawasan proyek jalan tersebut sehingga akibatnya begini. Jalan tersebut rusak lagi dan rusak lagi,” ujar Daniel, warga Eho Hilisimaetanö.

Hal senada juga disampaikan Meiman, warga setempat. “Sekitar tiga tahun yang lalu dilakukan perbaikan, tetapi tidak lama kemudian jalan itu mulai ambles seperti terlihat sekarang ini. Kami meminta pemerintah dapat memperhatikan jalan tersebut dan memperbaikinya sebelum rusak parah,” ujar Meiman.

Bina Marga Belum Merespons

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Selatan Yusuf Nakhe, saat dikonfirmasi terkait kerusakan jalan tersebut, mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan kepada Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, tetapi sampai saat ini belum ada respons.

“Kami sudah mengusulkan perbaikan jalan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas PU karena merupakan jalan provinsi. Namun, sampai saat ini belum ada jawaban dari pemprov,” ujar Yusuf kepada NBC, Senin. [HER]

Related posts