MINYAK BERSUBSIDI

7.000 Liter Minyak Tanah Bersubsidi Diamankan Polres Nias Selatan

Minyak tanah bersubsidi yang diamankan Polres Nias Selatan|Foto: NBC/Suhertoyanus Dakhi

Minyak tanah bersubsidi yang diamankan Polres Nias Selatan|Foto: NBC/Suhertoyanus Dakhi

TELUKDALAM, NBC — Sebanyak 7.000 liter minyak tanah bersubsidi yang hendak dibawa ke Sibolga, Sumatera Utara diamankan Polres Nias Selatan di Pelabuhan Telukdalam, Kamis (2/4/2015). Minyak tanah tersebut diangkut dengan mobil truk bernomor Polisi BK 5872 LN.

Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Jonser Banjarnahor kepada NBC membenarkan penggagalan pengiriman minyak tanah bersubsidi tersebut, Rabu, (8/4/2015) di ruang kerjanya.

Pengamanan 33 drum dan 8 jerigen minyak tanah bersubsidi itu dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan oleh masyarakat.

“Saat ini kita telah melakukan pemeriksaan kepada supir truk yang membawa minyak tanah tersebut, dan mengaku tidak tahu siapa pemilik minyak tersebut,” papar Jonser.

Supir truk yang bermarga Harefa itu mengaku hanya membawa minyak tersebut di Pelabuhan, sementara truk yang dikendarai juga bukan miliknya.

Jonser menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menginterogasi Harefa guna mengetahui siapa pemilik minyak tersebut. “Apabila ditemukan pemiliknya maka akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun NBC menemukan bahwa minyak tanah bersubsidi tersebut diduga milik CV Serlin yang beralamat di Jalan Dr. Hadirat Mano Baloho, Telukdalam. 7.000 liter minyak tanah tersebut dikirim ke Sibolga untuk dijual. [HER]