PARIWISATA

Wisata Bahari Soziona dalam Pembenahan

Pantai Onolimbu

Pantai Onolimbu. | Foto-foto: NBC

BAWÖLATO, NBC — Pemerintah Kabupaten Nias tengah merencanakan pengembangan wisata bahari di wilayah Sömi, Bozihöna, Tagaule, dan Nalawö, yang disingkat sebagai Soziona, sebagai tindak lanjut pada lokakarya nasional tentang Pengembangan Pariwisata Kepulauan Nias yang diadakan pada Juni 2014 di kantor Bupati Nias.

Hal ini disampaikan Bupati Nias Sökhiatulö Laoli saat melakukan kunjungan kerja di Desa Tagaule, Kecamatan Bawölato, Kabupaten Nias, Jumt (27/2/2015).

“Pemerintah Kabupaten Nias berkomitmen membangun sarana dan prasarana wisata bahari Soziona,” ujar Sökhiatulö, yang disambut tepuk tangan masyarakat. (Baca: “Soziona”, Destinasi Wisata Unggulan Kabupaten Nias)

Sökhiatulö menjelaskan, Soziona berada di pesisir pantai wilayah Kecamatan Gidö, Kecamatan Sogae’adu, Kecamatan Idanögawo, dan Kecamatan Bawölato. Wisata bahari ini sangat strategis karena terletak di Desa Tagaule, Kecamatan Bawölato, yang memiliki empat pulau sehingga lokasi di sekitar pulau-pulau itu  dapat dijadikan tempat menyelam.

Oleh karena itu, pemerintah tengah membuat peraturan daerah tentang Soziona. Juga akan dilakukan pembangunan jalan hotmix dengan lebar 12 meter dan panjang 42 kilometer. Nantinya, jarak dari tepi pantai 100 meter sampai 150 meter. Menurut rencana, semua rumah yang didirikan masyarakat harus menghadap pantai.

“Pembangunan jalan hotmix itu dananya tidak hanya bersumber dari APBD Nias, tetapi juga dibantu oleh pemerintah pusat. Hal ini sudah dikomunikasikan dengan Kementerian PU,” kata Sökhiatulö.

Kunjungan Bupati Nias Sokhiatulo Laoli di Pulau Onolimbu. Pemkab Nias berjanji membangun destinasi wisata bahari Soziona. Jumat (27/2/2015).

Kunjungan Bupati Nias Sökhiatulö Laoli di Pulau Onolimbu. Pemkab Nias berjanji membangun destinasi wisata bahari Soziona, Jumat (27/2/2015).

Ia melanjutkan, sebagai keseriusan membangun daerah wisata Soziona yang berpusat di Desa Tagaule, tahun ini Pemerintah Kabupaten Nias menganggarkan pembangunan jalan senilai Rp 1,4 miliar dan pembangunan prasana senilai Rp 1 miliar. APBN-P juga akan mengalokasikan dana untuk peningkatan pembangunan jalan dari Desa Sindrondro menuju pantai Onolimbu.

“Saya instruksikan kepada Dinas PU agar pembangunan jalan dari Sindrondro menuju Onolimbu segera ditender dan dana hibah dari APBN-P pusat diarahkan ke jalan ini. Diupayakan tahun ini aspal sampai pantai,” ujarnya.

Untuk mempromosikan wisata dan Pulau Onolimbu, lanjutnya, kemungkinan Pesta Ya’ahowu yang diselenggarakan September 2015 akan diselenggarakan di pantai Onolimbu. Lomba perahu dayung akan dilakukan di pantai Onolimbu.

Setiap Tahun Bangun Sarana-Prasarana

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nias Atobali Laoli mengatakan, setiap tahun dinasnya fokus membangun sarana dan prasarana di Soziona.

Tahun 2013 dilakukan pembangunan pondok di Desa Bozihöna dengan pagu dana Rp 1 miliar. Tahun 2014 dibangun 13 pondok di Pulau Onolimbu dengan pagu dana Rp 200 juta serta tiga penerangan dari tenaga surya. Di Desa Nalawö juga dibangun selter senilai Rp 200 juta. Di Bozihöna dibangun lima  penerangan yang bersumber dari tenaga surya.

Dengan adanya masyarakat Desa Tagaule yang menghibahkan tanah seluas setengah hektar atas nama Hadisman Zai, tahun ini di Tagaule dibangun restoran, pondok, dan selter penyimpanan alat penyelaman dengan pagu dana Rp 1 miliar. (Baca Juga: Kawasan Wisata Soziona Menunggu Hibah dari Masyarakat)

Baik Bupati maupun Kepala Dinas Pariwisata berharap masyarakat selalu bersinergi dengan pemerintah untuk membangun wisata bahari Soziona.

Camat Bawolato Elizama Gea mengatakan, baru tahun 2014 kendaraan roda empat sampai di pantai Onolimbu, Desa Tagaule, Desa Botohaenga, dan Desa Sohoya. Juga diharapkan, apabila kepala desa mengikuti rapat di kantor camat, mereka mesti menginap sehari sebelumnya. Selain wisata, di pantai Onolimbu potensi yang juga dijual adalah sumber ikan asin dan ikan asap.

“Keterisolasian daerah Onolimbu baru teratasi tahun lalu,” ujar Elizama. (Baca: Jalan Menuju Desa Tagaule Mulai Dibangun)

Anggota DPRD Nias, Ronal Zai, yang ikut dalam rombongan itu, berjanji akan memperjuangkan di tataran DPRD Nias program pemerintah untuk membangun kawasan Soziona. Kedatangan bupati dan wakil bupati guna meninjau lokasi wisata itu kiranya tidak untuk yang terakhir kali.

“Kami, masyarakat, mengangkat jempol kepada Pemerintah Kabupaten Nias yang sudah mulai memikirkan membangun daerah Soziona. Namun, setelah selesai kunjungan ini, kami menunggu reaksi berikutnya. Usul pembangunan jalan dari Sindrondro ke pantai kiranya hotmix dan lebar 12 meter. Program tidak hanya sekadar ambal-ambal,” kata Ronal sambil tertawa.

Dengan adanya keseriusan pemerintah untuk membangun daerah wisata di Onolimbu, lanjut Ronal, masyarakat harus menerimanya dan menjaganya.

“Jika ada tamu dari luar, masyarakat lokallah yang melindungi. Jangan seperti daerah lain, pengunjung sedang asyik berenang di kolam, warga sekitar berbondong-bondong menonton,” ucap Ronal. [NDH]

Related posts