NARKOBA

Miliki Narkoba, Ibu Rumah Tangga Diciduk Polisi

 

Setulus Hati Tafonao salah seorang pengedar narkoba yang ditangkap digiring Polisi dari rumah Eka Ramdani, Sabtu (7/3/2015)

Setulus Hati Tafonao, salah seorang pengedar narkoba yang ditangkap, digiring polisi dari rumah Eka Ramdani, Sabtu (7/3/2015). | Foto: NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Diduga memiliki narkoba jenis sabu, Eka Ramdani alias Cut (43), seorang ibu rumah tangga, ditangkap personel Satuan Narkoba Polres Nias di kediamannya di Jalan Magiao, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sabtu (7/3/2015).

Selain Eka Ramdani alias Cut, Satuan Narkoba Polres Nias juga mengamankan ibu rumah tangga lainnya, Eva Irawati alias Eva (26), warga Jalan Yos Sudarso, Desa Saewe, dan Setulus Hati Tafonao, warga Jalan Ampera, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli.

Kepala Urusan Operasional Satuan Narkoba Polres Nias Ipda Damamoni Harefa, yang ditemui NBC di ruang Satuan Narkoba Polres Nias, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Sabtu, menjelaskan, penangkapan Eka Ramdani alias Cut merupakan pengembangan dari penangkapan Setulus Hati Tafonao.

Setulus Hati ditangkap personel Satuan Narkoba Polres Nias yang menyamar sebagai pembeli di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar, Sabtu. Dari tangan Setulus Hati, polisi menyita barang bukti 3 paket kecil dan uang Rp 300.000.

Atas pengakuan Setulus Hati yang mengatakan mendapat barang haram tersebut dari Eka Ramdani, polisi kemudian melakukan penggerebekan di kediaman Eka Ramdani yang terletak di Jalan Magiao, Kelurahan Saombo.

Di kediaman Eka Ramdani, polisi mendapat dua bungkus kecil sabu, bong, dan sejumlah mancis tanpa tutup. Selain Eka Ramdani, dari kediaman Eka Ramdani, polisi juga mengamankan Eva Irawati alias Eva.

Damamoni menuturkan, saat ini ketiganya masih dalam pemeriksaan dan status mereka menunggu hasil pemeriksaan selanjutnya. Jika terbukti, ketiganya akan dikenai Pasal 112, 113, 114, dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang pemberantasan narkoba dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Eka Ramdani yang ditemui NBC di tempat yang sama membantah keras barang haram tersebut adalah miliknya. Dia mengatakan, barang haram yang ada di rumahnya adalah milik oknum aparat yang dititipkan seseorang.

Adapun Eva Irawati kepada NBC mengaku tidak tahu terkait barang haram tersebut. Dia berada di kediaman Eka Ramdani hanya untuk menanyakan tukang kusuk. [WAN]

Related posts