PERATURAN DAERAH

DPRD Nias Sahkan Perubahan Perda No 5/2005 dan No 9/2012

Ketua DPRD Kabupaten Nias Yaredi Laoli. Foto NBC. Nitema  Mendrofa.

Ketua DPRD Kabupaten Nias Yaredi Laoli. | Foto: NBC/Nitema Mendrofa

ONONAMŐLŐ, NBC — Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan atas Perda No 5/2005 dan No 9/2012 disahkan oleh DPRD Kabupaten Nias dalam rapat paripurna, Selasa (10/3/2015). Pada perda perubahan tersebut, disebutkan lima desa masuk wilayah Kecamatan Hiliserangkai.

“Pembahasan Ranperda Perubahan Perda No 5/2005 dan No 9/2012 sudah dimulai sejak awal Maret 2015. Pengesahan perda tersebut merupakan proses akhir sehingga perda dimaksud dapat menjadi acuan dalam program kerja Pemerintah Kabupaten Nias,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Nias Yaredi Laoli kepada NBC seusai Rapat Paripurna DPRD, Selasa.

Yaredi menjelaskan, pada Perda No 5/2005 dan No 9/2012 tertuang pembentukan beberapa kecamatan yang saat ini sebagian masuk wilayah daerah otonom baru. Karena itu, Pemkab Nias mengajukan perubahan kembali sesuai kebutuhan daerah.

“Sebelumnya ada lima desa yang seyogianya berdekatan dengan wilayah Kabupaten Nias Barat, yaitu Desa Ehosakhosi, Desa Awela, Desa Lőlőfaőső, Desa Orahili Idanoi, dan Desa Onombongi. Kelima desa tersebut masuk wilayah Kecamatan Hiliserangkai atas permintaan masyarakat,” tuturnya.

Diharapkan Pemkab Nias, lanjut Yaredi, memperhatikan kelima desa itu karena masih terisolasi dan butuh pembangunan sarana infrastruktur jalan dan bangunan lainnya. [TEM]

Related posts