CUACA BURUK

Satu Rumah Tertimpa Pohon di Botohaenga

BAWÖLATO, NBC — Akibat angin kencang disertai hujan lebat melanda kepulauan Nias dari arah utara atau dari arah laut, Minggu (1/2/2015) pukul 22.15, sebuah rumah milik Ina Wardan Halawa di Desa Botohaenga, Kecamatan Bawölato, Kabupaten Nias, roboh tertimpa pohon kelapa. Selain itu, cuaca buruk ini juga membuat arus PLN padam.

Kepada NBC, Ina Wardan mengatakan, saat angin kencang datang, tiba-tiba pohon kelapa di samping rumahnya tumbang dan mengenai bagian belakang rumahnya hingga ambruk.

“Anginnya kencang sekali seperti bunyi pesawat. Tiba-tiba bruk, pohon kelapa tumbang. Seketika PLN mati setelah pohon tumbang itu,” kata Ina Wardan kepada NBC. Menurut dia, sesaat setelah insiden pohon kelapa yang menimpa rumahnya itu, warga di desanya bekerja sama memotong dan membersihkan reruntuhan rumahnya hingga dini hari.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias masih belum memberikan pernyataan soal kerusakan akibat cuaca buruk ini. Kerugian yang dialami korban berkisar Rp 10 juta.

Warga lainnya, yang dihubungi NBC, Khuduri Lawölö, mengatakan, tidak jauh dari rumah Ina Wardan, sebuah tiang listrik jatuh melintang di badan jalan. Kendaraan roda empat tidak bisa lewat. Pihak PLN diimbau untuk menangani tiang listrik yang roboh ini.

Pantauan NBC, warga di Kota Gunungsitoli cukup merasakan tiupan angin kencang semalam. Sejumlah spanduk tersapu angin dan bahkan sejumlah atap rumah dilaporkan ikut terbang. Bahkan, spanduk yang ditempel di sekretariat NBC di dekat Lapangan Pelita raib terbawa angin. NBC sedang mengecek kerusakan yang diakibatkan angin kencang ini. Hingga berita ini ditayangkan pada pukul 10.48, arus listrik PLN di Kota Gunungsitoli masih padam. [NDH]

Related posts