APBD NIAS UTARA

Rp 83 Miliar APBD 2014 Nias Utara Tidak Terserap

Bupati Nias Utara Edward Zega. Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

Bupati Nias Utara Edward Zega. | Foto NBC/Onlyhu Ndraha

LOTU, NBC — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 Kabupaten Nias Utara tidak terserap sebesar Rp 83 miliar dari Rp 502 miliar. Salah satu dinas yang tidak menyerapnya adalah Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Utara. Beberapa warga menduga, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Nias Utara itu akan kembali mendapat opini disclaimer dari pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Data ini disampaikan oleh salah seorang pejabat yang mengetahui seluk-beluk keluar masuknya kas daerah Kabupaten Nias Utara kepada NBC, beberapa hari lalu.

“Tahun ini APBD tidak terserap Rp 83 miliar. Hal ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Diperkirakan akan mendapat rapor merah lagi dari BPK,” ungkap pejabat yang tidak mau dituliskan namanya itu. (Baca: Baru 45 Persen Dana APBD Nias Utara Terserap)

Kondisi seperti ini, lanjut pejabat itu, sudah sering terjadi, tetapi seakan semua pejabat di Nias Utara menutup mata. Jika dana sebesar itu mampu diserap, perputaran uang di Nias Utara akan semakin meningkat dan masyarakat semakin sejahtera.

Selain itu, dalam laporan LKPJ dari tiap-tiap dinas, yang terserap 100 persen hanya biaya makan dan minum, biaya perjalanan dinas, serta biaya rapat lainnya. Sementara pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat terbengkalai.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Nias Utara Bazatulo Zebua melalui telepon selulernya kepada NBC.

“APBD 2014 tidak terserap sekitar Rp 83 miliar. Dinas yang paling banyak tidak menyerap Dinas PU. Saya tidak ingat dinas mana yang lain,” ujar Bazatulo. (Baca juga: Rp 502 Miliar APBD Nias Utara 2014) [NDH]