CIPTA HIMNE

Pemkot Gelar Sayembara Cipta Himne Kota Gunungsitoli

Pejabat Pengadaan Sayembara Yusgo Telaumbanua memperlihatkan selebaran sayembara Cipta Himne Kota Gunungsitoli di ruang Bagian Organisasi, Setda Kota Gunungsitoli, Selasa (24/2/2015) Foto: Irwanto Hulu

Pejabat pengadaan sayembara, Yusgo Telaumbanua, memperlihatkan selebaran sayembara cipta Himne Kota Gunungsitoli di ruang Bagian Organisasi Setda Kota Gunungsitoli, Selasa (24/2/2015). | Foto: NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Gunungsitoli menggelar sayembara cipta Himne Kota Gunungsitoli. Sayembara yang memperebutkan hadiah total Rp 20 juta ini digelar di Kota Gunungsitoli pada 16-26 Februari 2015.

Hal tersebut disampaikan pejabat pengadaan sayembara Himne Kota Gunungsitoli, Yusgo Telaumbanua, yang ditemui NBC di ruang Bagian Organisasi Setda Kota Gunungsitoli, Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Selasa (24/2/2015).

Menurut Yusgo, tim juri sayembara dipimpin Pdt Tuhoni Telaumbanua dan hadiah total Rp 20 juta yang diperebutkan akan dibagikan kepada tiga pemenang. Juara I mendapat hadiah Rp 10 juta, juara II sebesar Rp 6 juta, dan juara III Rp 4 juta.

Kriteria penilaian, himne tersebut harus ide asli peserta atau gagasan sesuai konteks Kota Gunungsitoli, sesuai dengan filosofi logo daerah Kota Gunungsitoli dan kualitas estetika.

Peserta yang mendaftar bisa perseorangan atau kelompok dan mendaftar di Bagian Organisasi Setda Kota Gunungsitoli selama jam kerja. Sayembara ini terbuka untuk umum.

“Himne yang diciptakan bertema Kota Gunungsitoli dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Nias. Namun, bagi peserta yang menciptakan himne dalam bahasa Nias, kami wajibkan untuk membuat terjemahan ke dalam bahasa Indonesia,” ujar Yusgo.

Anggaran Pelaksanaan Sayembara Rp 60 Juta

Yusgo mengatakan, dana pelaksanaan sayembara cipta Himne Kota Gunungsitoli dianggarakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015 sebesar Rp 60 juta.

“Karena dana pelaksanaan sayembara dianggarkan pada APBD-P Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015, penandatanganan kontrak pemenang baru dilakukan setelah dokumen perubahan pelaksanaan anggaran APBD-P Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015 terbit,” ucap Yusgo.

Untuk mencegah terjadi nepotisme dan kolusi dalam pelaksanaan sayembara, pihak yang ikut dalam kepanitiaan sayembara dilarang memiliki atau melakukan peran ganda. Bahkan, tim juri dan pegawai yang bertugas di lingkup Setda Kota Gunungsitoli tidak diperkenankan ikut serta dalam sayembara. [WAN]

Related posts