NARKOTIKA

Edarkan Narkoba, Warga Binjai Ditangkap di Gunungsitoli

Kasat Narkoba bersama tersangka dan barang bukti ganja dan sabu siap edar.

Kepala Satuan Narkoba Polres Nias Ajun Komisaris Monang Sitanggang bersama tersangka serta barang bukti berupa ganja dan sabu siap edar, Jumat (20/2/2015). | Foto: NBC/Irwanto Hulu

GUNUNGSITOLI, NBC — Karena menjual barang haram sejenis ganja dan sabu, Kris, warga Jalan Beringin, Lingkungan I, Desa Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kabupaten Binjai, ditangkap polisi di Gunungsitoli, Kamis (19/2/2015).

Dari tangan Kris, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, polisi menyita barang bukti berupa 8 bungkus ganja, 5 paket sabu, dan 1 bong pengisap sabu.

Kepala Satuan Narkoba Polres Nias Ajun Komisaris Monang Sitanggang, yang ditemui NBC di ruang Satuan Narkoba Polres Nias, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Jumat (20/2/2015), membenarkan bahwa polisi menangkap pengedar narkoba di kompleks Pasar Ya’ahowu, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Kamis lalu.

Tersangka ditangkap seusai melakukan transaksi jual beli satu paket narkoba jenis sabu seharga Rp 500.000 dengan personel kepolisian yang menyamar sebagai pembeli.

Kris kemudian digiring ke tempat indekosnya di kompleks Remeling, Jalan Karet, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli. Di tempat indekos tersangka itu, polisi menemukan 8 bungkus ganja, 4 paket sabu siap edar, dan 1 bong pengisap sabu.

Menurut Monang Sitanggang, sebelum menjadi pengedar narkoba, Kris bekerja sebagai buruh bangunan. Kris selama ini bolak-balik Binjai-Gunungsitoli membawa narkoba, sedangkan istri dan anak-anaknya tetap tinggal di Binjai.

Penangkapan Kris juga atas kerja sama dengan Satuan Intelkam Polres Nias yang telah melakukan pengintaian selama tiga hari. Akibat perbuatannya, Kris dijerat dengan Pasal 144 Ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 111 Ayat 1 serta Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimum 20 tahun penjara. [WAN]

Related posts