BANTUAN SOSIAL

Dinas Sosial Nias Barat Rehab 30 Rumah Kurang Layak Huni

Kepala dinas sosial dan tenagakerja kabupaten nias barat,  Temazisokhi Halawa. | Foto: Aminudin Hia

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Nias Barat Temazisökhi Halawa. | Foto: Aminudin Hia

LAHӦMI, NBC – Pada semester I-2015 ini, sebanyak 30 unit rumah warga tidak layak huni direhabilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui program Dinas Sosial dan Tenaga Kerja. Penentuan penerima manfaat ini berdasarkan hasil survei tim di lapangan dan dipastikan pembangunannya paling lambat dimulai akhir Maret.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Nias Barat Temazisökhi Halawa kepada NBC, di ruang kerjanya di Onolimbu, Lahömi, beberapa hari yang lalu.

“Salah satu kegiatan sosial pemerintah daerah terhadap warga miskin pada 2015 ini, melalui program Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Nias Barat akan melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 30 unit. Sasaran warga penerima manfaat ini berdasarkan situasi perekonomian dan kondisi rumah warga masyarakat di desa-desa,” ujarnya.

Dijelaskan Temazisökhi, “Mekanisme penentuan penerima RTLH berdasarkan hasil pantauan tim survei Dinas Sosial Kabupaten Nias Barat di lapangan. Data tersebut sebagai acuan penentuan pemberian dan penerima RTLH ini. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kesalahan sasaran dan dipastikan tidak bertumpu pada satu lokasi saja.”

Untuk menghindari pengalihan manfaat penggunanan dana untuk kegiatan lainnya, kata Temazisökhi, Dinas Sosial Kabupaten Nias Barat akan melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan fisik ke lapangan supaya dipastikan alokasiannya sesuai yang telah ditentukan.

“Kami menyadari bahwa besaran bantuan rehabilitasi ini sangat jauh dari yang diharapkan, tetapi minimal kepedulian ini dapat sedikit meringankan beban warga dalam merehab tempat tinggal mereka,” ujarnya.

Temazisökhi mengharapkan, warga yang terpilih sebagai penerima RTHL ini nantinya agar benar-benar melakukan kegiatan fisik sesuai dengan kesepakatan bersama. Ia juga berharap program ini bisa terus berlanjut ke tahun berikutnya dengan kucuran dana yang lebih besar sehingga jumlah rumah warga yang direhabilitasi dapat bertambah dari jumlah sekarang.

Sekadar diketahui, kucuran dana APBD Kabupaten Nias Barat tahun anggaran 2015 ini yang dialokasikan untuk melakukan RTLH sebesar Rp 250 juta.

Adapun target pemberian RTLH ini adalah rumah yang kondisi fisiknya beratapkan daun rumbia, berdinding papan, dan berlantai tanah. “Kemudian penghasilan keluarga yang bersangkutan di bawah Rp 300.000 per bulan. Ini artinya, bantuan ini harus benar-benar diterima oleh warga kurang mampu dan layak menerima bantuan,” kata Temazisökhi. [AMI]

Related posts