PILKADA

Desember 2015, Lima Pemda di Pulau Nias Gelar Pilkada Serentak

Pilkada Serentak

GUNUNGSITOLI, NBC — Lima pemerintahan daerah di Pulau Nias akan mengadakan pemilihan kepala daerah serentak pada Desember 2015. Hal ini mengacu pada penyempurnaan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 yang dilakukan oleh DPR.

“Pilkada di Kota Gunungsitoli dan empat pemda lainnya di Pulau Nias akan digelar pada Desember 2015, sesuai dengan Undang-Undang  Pilkada nomor 1 Tahun 2015 dari hasil penyempurnaan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 yang dilakukan DPR,” ujar komisioner KPU Kota Gunungsitoli, Asli Zendratö, ketika dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (20/2/2015).

Ketua KPU Nias Selatan Sumangeli Mendröfa juga mengatakan hal serupa kepada NBC. “Sesuai akhir masa jabatan, Nias Selatan masuk di gelombang pertama sebagaimana disahkan di DPR pada 17 Februari kemarin,” ujarnya kepada NBC.

Untuk pelaksanaan tahapan pilkada, baik Asli maupun Sumangeli belum bisa memberikan kepastian sebab mereka baru akan mengikuti sosialisasi tahapan pilkada pada Selasa (23/2/2015) di kantor Gubernur Sumatera Utara.

Dari situs resmi KPU Sumatera Utara disebutkan, pilkada serentak di Sumatera Utara dilaksanakan pada Rabu, 16 Desember 2015. Adapun jadwal pendaftaran bakal calon ke KPU dilaksanakan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2015. Namun, jadwal ini masih tentatif tergantung hasil pertemuan ke-23 KPU daerah pada Selasa mendatang.

Ke-23 daerah di Sumatera Utara yang akan melaksanakan pilkada serentak adalah Nias Selatan, Nias Barat, Nias, Kota Gunungsitoli, Nias Utara, Medan, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Toba Samosir, Binjai, Asahan, Labuhan Batu, Sibolga, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Pematang Siantar, Samosir, Simalungun, Labuhan Batu Utara, Tanjung Balai, Labuhan Batu Selatan, Karo, dan Mandailing Natal.

Anggaran

Asli memberi tahu, anggaran pelaksanaan Pilkada di Kota Gunungsitoli belum tertampung dalam APBD Kota Gunungsitoli tahun anggaran 2015. KPU membahas anggaran pilkada ini dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Jumat.

“Kami sudah mengajukan anggaran pelaksanaan Pilkada tahun lalu dua putaran atau sebesar Rp 15 miliar. Namun, belum ditampung dalam APBD 2015 sebab belum ada kepastian kapan dilaksanakan Pilkada di Kota Gunungsitoli. Anggaran yang telah kami ajukan akan berkurang karena pelaksanaan Pilkada sesuai undang-undang hanya satu putaran,” tuturnya.

Untuk diketahui, lima daerah di Pulau Nias—Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, dan Kabupaten Nias Selatan—belum menampung anggaran untuk pilkada dalam APBD 2015.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan segera mengirimkan surat edaran kepada setiap gubernur dan kabupaten/kota yang belum menganggarkan biaya pilkada dalam APBD 2015. Seperti dilansir Republika.com, Jumat, kepala daerah dapat saja melakukan pengeluaran mendahului Perubahan APBD dengan cara mengubah peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD dengan menggunakan pergeseran anggaran atau Silpa. [WAN/APS]

Related posts