KRIMINALITAS

Curi Sepeda Motor, Tukang Pangkas Ditangkap di Tuhemberua

Tersangka Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Parkiran BANK BRI Cabang Gunungsitoli NNT bersama anggota Sat Reskrim Polres Nias, Sabtu (7/2/2015) Foto: Humas Polres Nias

Tersangka pencurian sepeda motor di tempat parkir Bank BRI Cabang Gunungsitoli bersama anggota Satreskrim Polres Nias, Sabtu (7/2/2015). | Foto: Humas Polres Nias

GUNUNGSITOLI, NBC — Akibat mencuri sepeda motor, tukang pangkas Nonozisokhi Telaumbanua (22) alias Ama Mustin Telaumbanua ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal Polres Nias di kediamannya di Desa Silimabanua, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sabtu (7/2/2015) pukul 14.00. Kini tersangka mendekam di tahanan Polres Nias.

Kepala Polres Nias Ajun Komisaris Besar Yofie Girianto Putro, melalui Pjs Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugo Daeli, Sabtu, menuturkan, penangkapan tersangka dilakukan berdasarkan laporan kehilangan sepeda motor oleh Ruthi Dellia Rozalita Zebua di halaman parkir Bank BRI Cabang Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Senin (2/2/2015) sekitar pukul 13.00.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap identitas pelaku pencurian sepeda motor itu dari hasil rekaman kamera pemantau (CCTV) Bank BRI Cabang Gunungsitoli.

Setelah melakukan pengintaian selama tiga hari dan menyamar sebagai pelanggan yang ingin memangkas rambut, personel Satreskrim Polres Nias yang dipimpin Kepala Unit I Satreskrim Polres Nias Ipda A Ednan Daulay berhasil membekuk tersangka tanpa perlawanan. Polisi mendapat barang bukti sepeda motor curian di dalam rumah tersangka.

Ada Kesempatan

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, Pjs Paur Humas Polres Nias menyampaikan, sebelum mencuri sepeda motor, tersangka mendatangi kantor Bank BRI Cabang Gunungsitoli untuk mengambil uang pensiunan orangtuanya.

Karena lama menunggu, tersangka pun keluar sejenak menuju tempat parkir sepeda motornya. Ia  melihat sepeda motor milik korban merek Yamaha Mio bernomor polisi BB 3022 TC yang diparkir di samping sepeda motornya dengan kunci masih tergantung.

Melihat kesempatan tersebut, tersangka membawa sepeda motor korban dan menitipkannya di rumah temannya di Desa Moawo, Kota Gunungsitoli.

Setelah menitipkan sepeda motor curiannya, tersangka kembali ke Bank BRI Cabang Gunungsitoli untuk mengambil uang pensiunan orangtuanya dan sepeda motor miliknya. Tersangka lalu kembali ke Kecamatan Tuhemberua.

Pada hari yang sama, tersangka mengambil sepeda motor curiannya dari rumah temannya, kemudian membawa ke kediamannya di Desa Silimabanua, Kecamatan Tuhemberua.

Akibat perbuatannya itu,  Ama Mustin Telaumbanua dijerat dengan Pasal 363 subsider Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Osiduhugo Daeli menambahkan, atas pengungkapan kasus tersebut, Kepala Polres Nias berharap kasus-kasus pencurian motor yang terjadi di wilayah hukum Polres Nias dapat terungkap semuanya. [WAN]