KRIMINALITAS

Bertengkar, Suami Bunuh Istri Pakai Linggis di Lotu

Pelaku Pembunuhan AZ bersama Kapolsek Tuhemberua dan personil Polres Nias di Mapolres Nias, Sabtu (7/2/2015) Foto : Humas Polres Nias

Pelaku pembunuhan bersama Kepala Polsek Tuhemberua dan personel Polres Nias di Markas Polres Nias, Sabtu (7/2/2015). | Foto: Humas Polres Nias

GUNUNGSITOLI, NBC — Diduga akibat bertengkar saat hendak tidur, Arozatulo Zega alias Ama Liber (58) menghabisi nyawa istrinya, Yuniria Gea alias Ina Liber (56), menggunakan linggis, di Dusun I, Desa Maziaya, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara, Jumat (6/2/2015) pukul 22.40.

Tersangka kini ditahan di Markas Polres Nias, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Sabtu (7/2/2015), untuk penyidikan lebih lanjut.

Kepala Polres Nias Ajun Komisaris Besar Yofie Girianto Putro, melalui Pjs Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugö Daeli, Sabtu, memngatakan, kasus pembunuhan itu diketahui polisi berdasarkan laporan Kepala Desa Hilimaziaya kepada Polsek Tuhemberua.

Setelah mendapat laporan itu, Kepala Polsek Tuhemberua Ajun Komisaris Gatimbowo Gea bersama personel Polsek Tuhemberua langsung menuju tempat kejadian dan mengamankan pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Markas Polres Nias untuk menjalani pemeriksaan.

Bertengkar

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa sebelum kejadian, pelaku dan istrinya bertengkar. Pertengkaran dipicu oleh ketidaksenangan korban karena pelaku menanyai korban tentang hasil penjualan selama membuka warung.

Pelaku menampar istrinya yang terus melawan. Pelaku pun mengambil linggis dari dapur, lalu memukul rahang kiri istrinya dengan linggis, hingga tewas.

Ama Demo, tetangga pelaku yang mendengar teriakan korban, mendatangi rumah pelaku dan bertemu dengan pelaku di ruang tamu. Ama Demo menanyakan apa yang terjadi dan di mana keberadaan istri pelaku.

Pelaku berdalih kepada Ama Demo, yang masih kerabat dekatnya, istrinya sedang tidur di kamar. Tidak puas atas jawaban pelaku, Ama Demo masuk ke kamar bersama pelaku dan melihat korban terkapar berlumuran darah.

Kerabat korban itu melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa. Kemudian, kepala desa menghubungi Polsek Tuhemberua.

Personel Polsek Tuhemberua yang dipimpin Kapolsek mendatangi tempat kejadian serta mengamankan pelaku dan barang bukti berupa linggis yang digunakan pelaku untuk menghabisi istrinya.

Osiduhugo Daeli menambahkan, Kapolres Nias sangat menyayangkan perilaku tersangka yang tega menghabisi nyawa istrinya hanya karena masalah sepele sebab tersangka dan korban sudah membina rumah tangga selama 37 tahun.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga juncto Pasal 338 subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [WAN]

Related posts