INFRASTRUKTUR NIAS UTARA

Baru Selesai Dibangun, Jalan Senilai Rp 1,3 Miliar Mulai Rusak

Kondisi jalan di Desa Berua menuju Dahana Kecamatan Namohalu Esiwa, yang sudah mulai rusak | Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

Kondisi jalan di Desa Berua menuju Dahana Kecamatan Namohalu Esiwa, yang sudah mulai rusak | Foto NBC/Onlyhu Ndraha.

NAMÖHALU ESIWA, NBC – Pembangunan jalan sejauh satu kilometer di Desa Berua menuju Desa Dahana, Kecamatan Namöhalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, mulai retak. Pembangunan yang baru rampung sekitar sebulan yang lalu itu menghabiskan dana sebesar Rp 1,34 miliar.

Berdasarkan pengamatan NBC, Rabu (4/2/2015), kondisi aspalnya mulai retak. Terindikasi, penyiraman aspal pada batu 3 x 2 sentimeter cukup tipis. Beberapa lokasi di pinggir jalan hanya ditaburi pasir. Pengendara perlu hati-hati melewatinya, selain rusak juga permukaan jalannya tidak rata.

Helpin Gea, warga Desa Dahana, mengaku kecewa dengan pembangunan jalan tersebut. Menurut Helpin, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Utara perlu meninjau ulang hasil pekerjaan tersebut.

“Seingat saya, akhir Desember 2014 pembangunan jalan ini baru selesai. Tahunya, Januari sudah mulai rusak. Aspal mulai terbuka dan kwrikil pada keluar. Sementara anggaran mencapai Rp 1,3 miliar loh,” ujar Helpin.

Warga lain yang tengah melintas juga mengatakan kepada NBC bahwa kondisi jalan itu sudah mulai rusak dan diprediksi pengerjaannya asal-asalan. Anehnya, Dinas PU bisa menerima dengan baik. “Perlu dipertanyakan (pembangunan jalan), siapa yang harus disalahkan, rekanan atau pegawai PU?” ujarnya.

“Saya berharap, kiranya pada masa pemeliharaan ini, Dinas PU Nias Utara mendesak CV Sökhi untuk memperbaiki ulang,” katanya.

Untuk mengonfirmasi terkait kerusakan jalan ini, hingga berita ini ditayangkan, NBC belum berhasil menemui Kepala Dinas PU Kabupaten Nias Utara, Sekretaris Dinas PU, dan Kabid Bina Marga. Ketiganya tengah berada di luar kantor. [NDH]

 

Related posts