KRIMINALITAS

Kasus Kejahatan Terhadap Anak di Nias Meningkat

Keumala Dewi

GUNUNGSITOLI, NBC-Kasus kekerasan terhadap anak di Pulau Nias terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2013, PKPA menangani kurang lebih 50 kasus, jumlah itu bertambah pada tahun 2014 menjadi kurang lebih 70 kasus.

Hal tersebut diungkapkan Manager Cabang PKPA Nias Keumala Dewi yang ditemui NBC pada acara penyuluhan hukum terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, di aula Samaeri, kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (11/12/2014).

“Kejahatan terhadap anak tetap ada, baik itu kejahatan di rumah tangga maupun kejahatan di sekolah. Saat ini kesadaran orang tua untuk melaporkan sudah ada, dan begitu juga dengan pihak penegak hukum,” tutur Keumala.

Menurut Keumala, aparat penegak Hukum saat ini sudah sensitif dalam menerima kasus anak, baik itu anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban. Mereka akan menghubungi PKPA agar memberikan pendampingan jika ada kasus anak yang ditangani, serta melakukan proses penanganan kasus anak yang tadinya mereka tidak mau melakukan.

Kasus yang mendominasi kejahatan terhadap anak di Pulau Nias menurut Manajer PKPA Cabang Nias tersebut adalah kasus penganiayaan, dan kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Untuk mencegah kejahatan terhadap anak terus bertambah, PKPA memberikan pendidikan pencegahan kepada anak. Pendidikan pencegahan diberikan supaya anak bisa memproteksi diri sendiri, dan mengindentifikasi gejala gejala agar bisa menolak perilaku yang ingin melakukan pelecehan seksual kepada mereka.

Selain memberikan pendidikan pencegahan, PKPA mengajak institusi institusi lokal yang ada di masyarakat untuk bekerjasama, supaya mereka bisa menjadi wadah yang dapat melindungi anak, memberikan kegiatan positif kepada anak dan memberikan penguatan kepada orang tua.[WAN]

Related posts