MEDIA MASSA

NBC, “Membangkitkan” Pulau Nias

Oleh Fotarisman Zaluchu

Nias Bangkit.COM  News and articles from Nias Island - Mozilla Firefox 7102014 51359 PM-001

Ilustrasi: halaman muka laman www.nias-bangkit.com

NBCTanpa terasa, Majalah Online Nias Bangkit.com baru saja memasuki usianya yang kelima pada tanggal 6 Oktober 2014. Menurut informasi pengelolanya, lebih dari 20.000 pembaca mengakses berita-beritanya setiap hari.

Terus terang, sebagai orang yang bergaul dengan dunia media massa setidaknya dalam 10 tahun terakhir, saya mengerti benar peran sentral media massa ini dalam berbagai peristiwa politik di Tanah Air. Jangan lupa, kejatuhan Soeharto sebenarnya telah dipersiapkan oleh majalah Tempo yang sempat dibreidel, tetapi kemudian muncul dalam bentuk online. Demikian juga dengan peristiwa-peristiwa reformasi dan sampai dengan sekarang, media massa benar-benar menempati posisi strategis.

Pengaruh media massa inilah yang juga kita tahu turut mengantarkan presiden terpilih Jokowi dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla ke pentas politik nasional. Keduanya merupakan “kesayangan media” sehingga apa pun yang mereka lakukan selalu diberitakan oleh media massa.

Fotarisman Zalukhu | Foto: Dok. Pribadi

Fotarisman Zalukhu | Foto: Dok. Pribadi

Dalam sekejap, popularitas Jokowi melambung tinggi, melebihi angka-angka elektabilitas perolehan tokoh-tokoh parpol yang sudah lama bekerja keras memopulerkan diri. Maka tidak mengherankan ketika kemudian Jokowi-JK saat ini seolah tersudutkan oleh oligarki politik, beberapa media massa pun menjadi backing-nya.

Jangan salah mengartikan pembelaan media. Justru media massa yang “normal” berusaha mengimbangi kekuatan oligarki parpol yang belakangan ini mencoba merebut hak rakyat melalui prosedur konstitusional ala tirani mayoritas mereka.

Maka mendirikan nias-bangkit.com sejatinya adalah turut berperan dalam dinamika sosial politik yang terus bergerak ini, secara khusus di Pulau Nias. Saya terus terang tidak terlalu tahu motif dari pendirian nias-bangkit.com meski di awal-awal pendiriannya pernah diajak berbicara.

Akan tetapi, faktanya, kehadiran NBC mampu menggantikan akses masyarakat Pulau Nias kepada media online yang sebelumnya hadir. Salah satu media online yang sebelumnya pernah sangat populer di masa gempa bumi melanda Pulau Nias di tahun 2005 kini seolah “tenggelam” dengan kinerja NBC.

Salah satu kelebihan portal berita NBC memang terletak pada keseriusan menyampaikan berita. Keseriusan ini terlihat dari persiapan lapangan dengan mengandalkan para wartawan, serta kemasan berita yang diatur dengan baik oleh redaksinya. Berbeda dengan beberapa media online yang membawa nama Nias, NBC tidak menggunakan pemberitaan sumber kedua alias copy-an dari media lainnya serta menata lay-out dengan baik.

Memang untuk bisa seserius NBC diperlukan pula pola kerja yang serius. Bulan lalu, saya pernah bertemu dengan salah seorang wartawan NBC di salah satu tempat di kota Telukdalam. Ia bekerja dengan deadline dan benar-benar bekerja mengumpulkan berita yang memang dikerjakan secara profesional. Melatih wartawan untuk bekerja dengan benar pasti akan menghasilkan berita yang benar. Kita tahu bahwa ada beberapa media cetak yang masuk sampai pelosok-pelosok di Pulau Nias, tetapi isinya penuh dengan pemberitaan yang dapat dikatakan sampah.

Maksud pemberitaan hanya untuk menyudutkan pihak tertentu, disertai ancaman, demi mendapatkan sesuap “Rp 50.000”. Mentalitas seperti itu tidak akan menghasilkan berita, tetapi informasi sampah.

Kembali kepada NBC, dalam perkembangannya, pengelolanya ternyata memainkan aksi jitu, yaitu menggunakan sosial media, terutama Facebook, untuk membuat pemberitaannya menjadi lebih komunikatif. Memang percuma mendirikan sebuah media massa (cetak atau elektronik) jika tidak menghasilkan respons dari pembacanya.

Respons-respons tersebut bisa dilihat dari jumlah anggota di grup Kabar Dari Nias yang mencapai 22.000 anggota. Tanpa memperhitungkan keaktifan member ini, komunikasi di Kabar Dari Nias saya perhatikan menjadi sangat aktif, terutama isu-isu yang berkaitan dengan hal-hal penting, semisal korupsi, politik, dan lain sebagainya. Anggota bukan hanya mengomentari pemberitaan dari NBC, melainkan juga bisa mengirimkan berita dan informasi yang kemudian bisa langsung direspons oleh anggota lainnya.

Pola interaksi seperti itulah yang, menurut saya, menjadi kelebihan NBC dibandingkan dengan portal lain yang hanya sekadar iseng dari para pihak yang tidak bertanggung jawab.

Manfaatkan Media Sosial

Sampai pada titik ini, saya rasa peran NBC telah tercapai. Peran itu, yaitu melakukan rekonstruksi sosial budaya melalui media online telah menggarap dengan baik para pengguna Facebook, terutama yang bersuku Nias sehingga menjadi kalangan yang mulai perduli, tanggap, dan bahkan memosisikan diri sebagai “pemantau” Pulau Nias.

Berasal dari mana-mana, NBC dengan Kabar Dari Nias-nya telah menjadi sebuah “forum Ono Niha” di dunia maya. Dengan cara itulah NBC telah menunjukkan diri sebagai kekuatan media massa pengubah konteks sosial-budaya, yang dalam kasus ini Pulau Nias.

Beberapa tahun yang lalu, saya berpikir alangkah sulitnya membangun Pulau Nias dan menciptakan perubahan dalam hal informasi. Beruntunglah, NBC menjadikan diri sebagai kekuatan demokrasi ke-4, yang dalam sekejap menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat berita-beritanya. Kita pantas berterima kasih atas kejelian melihat potensi perubahan tersebut.

Peran strategis NBC memang perlu terus didorong. Selama ini Pulau Nias hampir selalu terisolasi dari pemberitaan. Di media massa cetak dan elektronik terbitan Medan, sebagai kota yang terdekat, berita tentang Nias amat jarang kita temukan. Hal ini mungkin berhubungan dengan visi media tersebut dan karena jangkauan media yang terlalu jauh ke Pulau Nias. Kita berharap di masa depan, NBC terus-menerus menggunakan kesempatan yang borderless ini untuk memberitakan Pulau Nias kepada para pembacanya.

Namun, yang paling penting sebenarnya adalah mendorong supaya NBC terus-menerus menciptakan kekuatan sosial kontrolnya. Saat ini, Pulau Nias harus dipandang sebagai sebuah entitas yang sedang terbuka matanya. Pascapemekaran, pemerintahan berdiri, ditopang oleh berbagai elemen. Tentunya semuanya itu adalah hal yang penting untuk dipantau terus-menerus, karena tanpa kontrol, pemerintah akan berjalan terus dalam lorong gelap seolah paling tahu.

Tetapi, saat ini kekuatan kontrol dari masyarakat masih sangat lemah. Ketertinggalan sumber daya, minimnya kemampuan dan akses, plus informasi yang terlalu sedikit, menyebabkan kelompok kontrol tidak bisa berkembang, meski ada satu dua di antaranya yang melakukannya. Untuk mengisi kekosongan kontrol publik itulah maka NBC berperan penting dan strategis.

Kita berharap bahwa NBC bisa menjadi jembatan untuk kelompok masyarakat madani untuk terus-menerus meningkatkan kapasitasnya. Tanpa kontrol publik, lagi-lagi perlu saya tekankan, pemerintahan di Pulau Nias akan berjalan menuju arahnya sendiri, tanpa memedulikan tanggung jawab kepada masyarakat Nias. Tanpa kontrol publik, semua kebijakan hanya akan dilakukan sesuka hati dan untuk menguntungkan diri sendiri, lepas dari tujuan memakmurkan masyarakat Nias. Tanpa kontrol publik, seperti pada masa lalu, Pulau Nias akan hidup seperti katak di bawah tempurung.

NBC tidak perlu hadir untuk menciptakan ketakutan kepada para penyelenggara pemerintahan. Sebaliknya, kita justru takut jika Pulau Nias tanpa media kontrol semisal NBC.

Komunikasi dengan Pembaca

Nias yang bangkit dan maju serta berdiri tegak, jelas adalah impian kita bersama. Dan untuk itulah NBC telah membangkitkan Pulau Nias dengan caranya sendiri. Mungkin di masa depan, NBC bisa mengajak para member-nya untuk copy darat semisal Forum Pembaca Kompas yang menggelar pertemuan dan diskusi. Tidak ada salahnya juga jika NBC menggelar hal-hal serupa.

Selain itu, untuk menggali citizen journalism, NBC harus rajin mengadakan pelatihan-pelatihan. Memang memerlukan waktu untuk mengaktifkan partisipasi warga masyarakat memberikan kontribusi bagi NBC.

Tetapi jika impiannya besar, bukan tidak mungkin itu bisa terwujud. Sekadar kenang-kenangan, sebaiknya setiap setahun sekali, NBC juga bisa meluncurkan buku kenangan setahun terakhir, berisi berita-berita terpilih yang paling ter-komentari, ter-like, ter-lainnya. Tidak perlu dicetak, silakan ditampilkan saja di portalnya dalam bentuk pdf atau mungkin gambar, dan pembacanya bisa mengaksesnya dengan baik. Namanya juga ingin membangun komunikasi dengan pembaca, tidak ada salahnya.

Masih banyak yang bisa diusulkan. Kerja sama dengan bagian humas di setiap pemerintah, misalnya, adalah target untuk memutakhirkan berita lebih sering. Demikian juga dengan Donasi NBC untuk masalah-masalah sosial, mengapa tidak mungkin. Pelayanan Suster Klara Duha, misalnya bisa didukung dengan menggunakan NBC sebagai medium perantaranya. Seminar, diskusi, dan berbagai aktivitas lainnya, bisa dilakukan di kota-kota besar di dalam mempercepat perubahan generasi asal Pulau Nias yang lebih baik.

Yang pasti, di usianya yang sudah beranjak dewasa ini, NBC jangan pernah berhenti. Teruslah bangkit dan membangkitkan Pulau Nias. Maaf jika tulisan dari salah seorang pembaca dan penikmat NBC ini tidak dibuat tepat pada hari ulang tahunnya, 5 Oktober. Keep going! [FOTARISMAN ZALUCHU, Kolumnis, Dosen, PNS Tugas Belajar dari Kabupaten Nias; Kandidat PhD dari University of Amsterdam, Netherlands]

Related posts