NAPI KABUR

Terima Kasih, Pak Kapolres Nias!

Kapolres Nias AKBP Juliat Permadi Wibowo. | Foto: NBC/Irwanto Hulu

Kapolres Nias AKBP Juliat Permadi Wibowo. | Foto: NBC/Irwanto Hulu

NBC — Apresiasi dan penghargaan yang tinggi serta ucapan terima kasih layak kita berikan kepada Kepala Kepolisian Resor Nias AKBP Juliat Permadi Wibowo yang bersama jajarannya dan anggota TNI AL berhasil menangkap para napi yang kabur dari LP Klas II-B Gunungsitoli, di perairan Pulau Banyak, Sabtu (4/8/2014) sekitar pukul 16.20.

Sesaat setelah berita gembira keberhasilan operasi penangkapan ini ditayangkan di NBC, para netizen di media sosial pun menyambut dengan senang dan gembira keberhasilan ini. “Jempol kepada Polres Nias”, “Ini prestasi!”, begitu antara lain sambutan terhadap keberhasilan operasi penangkapan ini, yang ditujukan kepada AKBP Juliat yang memimpin langsung operasi ini.

Ungkapan ini tidak berlebih sebab kita semua sempat dibuat pesimistis karena dibutuhkan lebih dari 2 x 24 jam untuk melumpuhkan kembali para napi yang terkait kasus terorisme ini. Apalagi para buronan, yang dibantu oleh seorang oknum anggota TNI Pelda JS, berhasil melumpuhkan ketiga anak buah kapal yang mereka sewa. Bahkan, satu dari tiga ABK hingga sekarang belum diketahui keberadaannya setelah terjatuh dari kapal dan luka kena bacok di bagian tengkuknya.

Lewat media online ini, yang terus mengabarkan perkembangan terakhir kaburnya napi ini, Redaksi dan kru NBC di lapangan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Nias, TNI AL, dan semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan penangkapan buronan ini.

Keberhasilan Polres Nias dalam menangkap buronan ini membuat masyarakat di Pulau Nias menjadi tenang sebab, seperti kita ketahui, keberadaan para napi yang terkait kasus pembunuhan itu mengancam keselamatan masyarakat. Mereka tidak segan-segan mencederai orang lain bahkan melakukan pembunuhan bagi yang menghalangi keinginan mereka.

Kini, kita sedikit bisa bernapas lega. Ancaman berupa teror dari ketiga napi yang kabur ini sudah berakhir. Meskipun demikian, kita tetap waspada atas ancaman teror sejenis. Apalagi benih-benih terorisme di Republik ini sudah mulai tumbuh lagi.

Harapan kita, para napi ini tidak boleh diberi celah lagi untuk bisa melakukan aksinya untuk kabur. Kalau perlu mereka dibuang ke LP lain. Melihat sarana dan prasarana LP Klas II-B Gunungsitoli hendaknya dipikirkan ulang untuk dijadikan sebagai tempat titipan napi dari LP lain di luar Nias, apalagi napi kelas kakap seperti ini.

Pemerintah dan lembaga terkait kita dorong juga untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja LP Klas II-B Gunungsitoli. Pihak-pihak yang terlibat perlu dimintai pertanggungjawaban sehingga insiden ini tidak terjadi pada masa yang akan datang.

Terima kasih Kapolres Nias. Bravo Polres Nias! [*]

Related posts