HUT KE-69 KEMERDEKAAN RI

Dari Lomba Makan Telur sampai Tarik Tambang

Merayakan HUT kemerdekaan dengan aduk kuat menarik tali tambang oleh pegawai Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli bersama keluarga di pantai. | Foto: NBC/Ketjel PZ

Merayakan HUT kemerdekaan dengan aduk kuat menarik tali tambang oleh pegawai Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli bersama keluarga di pantai. | Foto: NBC/Ketjel PZ

GUNUNGSITOLI, NBC Kemeriahan merayakan Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di mana-mana, termasuk di Pasar Ya’ahowu, di Kota Gunungsitoli. Pengelola pasar menggelar sejumlah perlombaan, antara lain lomba makan telur, joget balon, dan tenis meja, dengan melibatkan para penyewa kios dan pengunjung, Minggu (17/8/2014).

Pasar Ya’ahowu yang terletak di Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, itu pun mendadak ramai dipenuhi derai tawa. Dentuman musik dengan pengeras suara menarik perhatian masyarakat yang melintas dan menambah suasana makin semarak.

Direktur Perencanaan dan Operasional Pasar Ya’ahowu Darnis Ndruru, kepada NBC, mengatakan, selain memeriahkan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut merupakan upaya pengelola Pasar Ya’ahowu untuk menyemangati para pedagang serta mempromosikan kios-kios Pasar Ya’ahowu kepada seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menyemangati para pedagang dan pengunjung sehingga dapat menghayati dan merasakan makna kemerdekaan itu sesungguhnya,” ujar Darnis yang ditemui Minggu sore.

Disampaikan Darnis, dari 164 kios di pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Nias Itu, 100 kios di antaranya telah disewa para pedagang. Tersisa 64 kios lainnya masih menunggu penyewa. Darnis berharap Pemerintah Kabupaten Nias berperan mempromosikan Pasar Ya’ahowu kepada masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan.

Tarik Tambang di Pantai

Sementara itu, kemeriahan perayaan kemerdekaan juga tampak di wajah pegawai Dinas Pertanian Kota Gunungsitoli yang memboyong anak dan istri mereka merayakan HUT kemerdekaan di pinggir pantai. Para orangtua yang dibagi dalam beberapa kelompok berbagi tawa dalam adu kuat menarik tambang di atas pasir.

Pantauan NBC, sepanjang Minggu kemarin, cuaca cukup bersahabat. “Syukur cuacanya bagus hari ini. Tidak hujan. Jadi, berada di pantai ini sangat mengasyikkan,” ujar seorang peserta tarik tambang.

Anak-anak tak ketinggalan unjuk kebolehan dalam lomba makan kerupuk yang diselenggarakan di saung di pantai itu. Para pemenang pun tampak senang dan bahagia karena mendapat bingkisan dari panitia.

Pemanfaatan pantai, selain untuk rekreasi dan membangun kebersamaan antarwarga, juga agar tumbuh kesadaran bagi warga untuk tetap membersihkan pantai dari sampah. Tampak sejumlah anak-anak kecil memanfaatkan kesempatan berada di pantai bermain air laut dan pasir dengan orangtuanya. [SEI/KPZ]

 

Related posts