Pasar Murah di Kota Gunungsitoli Mulai Beroperasi

Pasar murah di Kota Gunungsitoli | Foto:NBC/Imanjaya Lase

Pasar murah di Kota Gunungsitoli | Foto:NBC/Imanjaya Lase

GUNUNGSITOLI, NBC Pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perindagkop dan UMKM mulai beroperasi hari ini, Kamis (17/7/2014). Kendati masih jam kantor, tampak pegawai negeri sipil memadati lokasi untuk berbelanja.

Pengamatan NBC, pasar murah yang digelar di pelantaran Kantor Wali Kota Gunungsitoli hanya terdiri dari 3 stan yang menjual beberapa jenis kebutuhan pokok seperti beras, minyak makan, mie instan, gula dan juga minyak tanah.

Banyak PNS Kota Gunungsitoli dan warga yang berbondong-bondong untuk membeli minyak tanah yang rela mengantri, hal ini disebabkan minyak tanah saat ini sulit untuk didapatkan dan juga harga yang cukup tinggi.

Salah seorang PNS Dinas Perindagkop dan UMKM yang enggan menyebutkan identitasnya kepada NBC mengatakan, barang-barang yang dijual di pasar murah merupakan hasil kerja sama dengan beberapa pengusaha yang ada di Kota Gunungsitoli dan juga perusahaan umum Bulog.

“Bahan-bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah pemerintah kota gunungsitoli merupakan kerja sama dari beberapa pengusaha yang ada di Kota Gunungsitoli seperti Perum Bulog, PT Indofood, serta AMT,” jelasnya.

Lanjutnya, Pemilihan minyak tanah sebagai salah satu jenis barang yang dijual di pasar murah karena saat ini masyarakat sulit mendapatkannya dari beberapa agen yang harganya cukup tinggi yang mencapai Rp 5.000 per liter sedangkan disini dijual dengan harga Rp 3.000 per liter.

“Minyak tanah merupakan salah satu kebutuhan yang setiap harinya digunakan oleh masyarakat terlebih pada saat Hari Raya Idul Fitri namun saat ini kita tau bahwa minyak tanah sulit didapatkan meski ada harganya cukup mahal yang mencapai hingga Rp 5.000 per liter,” ujarnya.

Tanty Telaumbanua, salah seorang warga mengatakan, harga barang yang dijual stan pasar murah pemerintah kota gunungsitoli cukup murah dibanding harga di pasar. “Kalau disini ada beberapa barang yang sudah saya beli seperti minyak makan dan beras yang harganya cukup murah dibanding dengan harga di pasar tradisional, namun ada juga sebagian barang yang harganya sebanding dengan harga diluar,” tutunya.

Ia berharap agar stan yang ada ditambah dengan menjual berbagai kebutuhan pokok karena barang-barang yang saat ini masih terbatas. “Saya berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli membuka stan lebih banyak sehingga barang-barang yang dijualpun semakin bervariasi tidak hanya menjual beras, minyak makan dan gula,” harapnya.

Pada berita NBC sebelumnya, Pemerintah Kota Gunungsitoli menggelar pasar murah mulai tanggal 17-23 Juli 2014 guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok baik pangan maupun sandang dengan harga yang lebih ekonomis.

“Mulai Kamis mendatang Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Perindagkop dan UMKM akan menggelar pasar murah bagi masyarakat Kota Gunungsitoli, dengan adanya pasar murah tersebut diharapkan masyarakat dapat lebih terbantu dalam memperoleh beberapa jenis kebutuhan pokok seperti beras dengan harga yang lebih murah,” kata Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Gunungsitoli Anna Dewi Sitorus, Senin (15/7/2014). [MAN]

Related posts