KPU Gunungsitoli: Semua Tahapan Pilpres Telah Dilaksanakan

Suasana temu pers yang digelar KPU Kota Gunungsitoli|Foto:NBC/ Imanjaya Lase

Suasana temu pers yang digelar KPU Kota Gunungsitoli|Foto:NBC/ Imanjaya Lase

GUNUNGSITOLI, NBC KPU Kota Gunungsitoli mengaku telah menjalankan semua tahapan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Rabu (9/7/2014). KPU juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kota Gunungsitoli.

Demikian disampaikan Ketua KPU Kota Gunungsitoli Sokhiatulo Harefa kepada sejumlah wartawan pada kegiatan jumpa pers di Kantor KPU Kota Gunungsitoli, Desa Dahana Tabaloho, Kota Gunungsitoli, Selasa (8/7/2014).

Sokhiatulo menjelaskan, sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU tidak terlepas dari dukungan pemerintah salah satunya sosialisasi dengan mobil keliling selama dua hari untuk menghimbau masyarakat memberikan hak pilihnya.

“Kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik ditingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa dengan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dan juga menyurati pemerintah vertikal, BUMN, BUMD untuk memasangan spanduk yang berisikan tentang hari tanggal pencoblosan serta ajakan memilih,” jelas Sokhiatulo.

Selain itu, Sokhiatulo memberitahukan bahwa sejak kemarin telah dilaksanakan pendistribusian logistik Pilpres ditingkat PPK di Kecamatan dan hari ini kembali dilanjutkan ke tingkat Desa paling lama hingga pukul 16.00 WIB.

“Logistik kita upayakan sudah tiba di tingkat Desa selambat-lambatnya pukul 16.00 WIB nanti, dan sore ini semua komisioner KPU akan memonitoring pendistribusian logistik tersebut sekaligus pembuatan tempat pemungutan suara di tingkat Desa,” ungkapnya.

Lanjutnya, Untuk jumlah DPT, KPU telah menetapkan pada tanggal 7 Juni lalu dengan jumlah 86.454 jiwa yang terdiri dari Kecamatan Gunungsitoli sebanyak 39.285, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi 15.387 jiwa, Kecamatan Gunungsitoli Selatan 9.577 jiwa, Gunungsitoli Utara 11.614 jiwa, Gunungsitoli Alo’oa 5.007 jiwa, serta Gunungsitoli barat 5.584 jiwa.

“Untuk saat ini kita telah menetapkan DPT sebanyak 86.454 jiwa dan daftar pemilih khusus sebanyak 60 orang dan Hari ini KPPS akan mulai membagikan surat undangan ke TPS kepada masyarakat,” ucapnya.

Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta menyampaikan bahwa pada Pemilu Legislatif yang telah usai banyak masyarakat yang tidak mendapatkan surat panggilan (C6) untuk memberikan hak pilihnya sehingga banyak masyarakat yang tidak datang ke TPS.

Menjawab hal tersebut, Sokhiatulo menuturkan bahwa bagi masyarakat belum diberi surat panggilan (C6) dapat memberikan hak pilihnya dengan menunjukan KTP ataupun melaporkan dirinya di Kantor KPU bagi masyarakat yang belum terdaftar pada DPT yang nantinya akan dicantumkan pada DPK ataupun DPTB yang nantinya menggunakan A5.

“Tidak mendapatkan surat panggilan, jangan dijadikan sebuah hambatan untuk memberikan hak pilihnya, karena tanpa surat panggilan masyarakat dapat datang ke TPS dan memberikan hak pilihnya, hal tersebut telah kita sosialisasikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Saat ditanyakan anggaran Pilpres, pihak KPU Kota Gunungsitoli berkilah bahwa yang berhak menjawab hal tersebut adalah Sekretaris KPU Satimbowo Zebua karena sekretaris mengelola dana Pilpres.

“Kita tidak bisa menjawab hal tersebut karena yang lebih tau adalah sekretaris KPU karena dia yang menagani soal itu dan lagian temu pers yang kita laksanakan hari ini adalah ekspos tahapan pemilu presiden,” kilahnya. [MAN]

Related posts