Cuci Darah, Pasien BPJS Bayar Rp 900.000

Dua orang pasien sedang menjalani cuci darah (hemodialisa)| Foto: NBC/Nitema Mendrofa

Dua orang pasien sedang menjalani cuci darah (hemodialisa)| Foto: NBC/Nitema Mendrofa

GUNUNGSITOLI, NBC — Bagi pasien terdaftar BPJS yang menderita gagal ginjal cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp 900.000 untuk melakukan cuci darah (hemodialisa) di RSUD Gunungsitoli. Jumlah tersebut sudah termasuk biaya obat.

Hal itu disampaikan Wakil Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Gunungsitoli Ismed Amazihönö kepada NBC, Selasa (15/7/2014) di kantornya.

“Pasien yang menjalani cuci darah hanya membayar sebesar Rp 900.000 setiap cuci darah dan itu sudah termasuk biaya obat yang dibutuhkan. Namun, pasien harus mendaftar dulu ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang ada di RSU Gunungsitoli,” ujarnya.

Ismed menjelaskan, sejak awal Januari 2014 sampai sekarang sudah 14 orang pasien yang terdaftar untuk cuci darah. Dan ke empat belas pasien tersebut sudah terdaftar di BPJS Kesehatan. Namun ada 5 pasien meninggal karena terlambat datang melakukan cuci darah.

“Setiap pasien akan menjalani cuci darah selama 5 jam dan rutin 3 kali dalam seminggu pasien wajib datang. Dan saat ini dokter yang menangani pasien ada 2 orang ditambah tenaga medis lainnya,” kata Ismed.

Penelusuran NBC, dari situs BPJS pasien peserta BPJS untuk cuci darah dua kali dalam seminggu tidak perlu membayar sama sekali. [TEM]

Related posts