LINGKUNGAN

Lotu Terancam Dilanda Banjir Bandang

WIlayah Lotu. | Foto: NBC/Onlyhu Ndraha

WIlayah Lotu. | Foto: NBC/Onlyhu Ndraha

GUNUNGSITOLI, NBC – Akibat penebangan pohon secara masif di daratan tinggi di Hilimaziaya, wilayah ibu kota Nias Utara, Lotu, terancam dilanda banjir bandang. Hujan yang turun selama satu jam saja membuat jalan raya di Lotu sudah tergenang air banjir. Diperlukan perhatian bersama untuk menjaga lingkungan.

Hal ini disampaikan Bupati Nias Utara Edward Zega saat Rapat Koordinasi Penanggunalangan Bencana Kabupaten Nias Utara di Restoran Grand Kartika Kota Gunungsitoli, Kamis (5/6/2014), yang dihadiri oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara Saleh Idoan Siregar.

“Yang akan terjadi di daratan Lotu ke depan banjir bandang. Pepohonan di daratan tinggi Hilimaziaya habis ditebang,” kata Edward dengan ragu.

Dilanjutkan Edward, yang terjadi sekarang ini di Hilimaziaya oleh warga setempat melakukan penebangan pohon sembarangan dan membangun rumah. Akibatnya, serapan air sedikit. “Saya sering alami bila hujan turun satu jam saja, jalan raya di Lotu banjir dan membuat arus lalu lintas terhenti. Hal ini tidak adanya lagi serapan air dari Hilimaziaya,” papar Edward.

Untuk mengatasi masalah ini, Edward mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan penebangan sembarangan. Kepada setiap SKPD di Nias Utara ia juga diminta untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat jika tidak menginginkan terjadinya bencana. Salah satu penyebab penebangan pohon karena tingginya permintaan kayu dalam program pembangunan.

Dibutuhkan Polisi Hutan

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Nias Utara Famoni Giawa mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Nias Utara kewalahan menangani masalah penebangan pohon sembarangan dari masyakat, apalagi di daratan tinggi yang akan mengancam terjadinya banjir daratan rendah. Oleh karena itu, pemerintah sudah harus memikirkan pengadaan polisi hutan (polhut).

“Sudah wajib Pemkab Nias Utara mengadakan polhut agar penebangan hutan tidak dilakukan semena-mena,” usul Famoni.

Pengamatan NBC, daratan tinggi di Kecamatan Lotu atau berdekatan dengan Hilimaziaya tampak gundul di beberapa tempat. Malah bangunan kantor pemerintah di dataran tinggi tersebut banyak dibangun, seperti Kantor Bupati Nias Utara, BPM dan Pemdes, dan kantor dinas lainnya. [NDH]