86.486 Jiwa DPT Pilpres Nias Utara

Haogolala Gea | foto:NBC/Onlyhu Ndraha

Haogolala Gea | foto:NBC/Onlyhu Ndraha

GUNUNGSITOLI, NBC  Hasil rapat pleno KPU Kabupaten Nias Utara menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebanyak 86.486 jiwa dari 11 kecamatan,  113 desa dan 273 tempat pemungutan suara (TPS) di Hotel Tinca Jl. Yossudarso Kota Gunungsitoli, Senin (9/6/2014).

Demikian dirinci anggota KPU Nias Utara Haogolala Gea untuk Kecamatan Afulu terdiri dari 9 desa, 27 TPS dan pemilih sebanyak 7.376 jiwa. Kecamatan Alasa memiliki 14 desa, 36 TPS dan pemilih 11.62 jiwa. Kecamatan Alasa Talu Muzoi terdiri dari 6 desa, 13 TPS dan pemilih 4.251 jiwa. Di Kecamatan Lahewa memiliki 21 desa, 45 TPS serta pemilih 13.474 jiwa.

Tidak hanya itu, di Kecamatan Lahewa Timur 7 desa, 17 TPS dan 5.641 pemilih. Kecamatan Lotu sebanyak 13 desa, 25 TPS dan 8.134 pemilih. Kecamatan Namohalu Esiwa sebanyak 11 desa, 28 TPS dan pemilih 8.830 jiwa.

Lalu di Kecamatan Sawo sebanyak 10 desa, 23 TPS, 6.627 pemilih. Kecamatan Sitolu Ori memiliki 6 desa, 22 TPS dan pemilih sebanyak 8.687 jiwa. Kecamatan Tugala Oyo 8 desa, 14 TPS dan pemilih 4.488 jiwa serta Kecamatan Tuhemberua memiliki 8 desa, 23 TPS dan pemilih sebanyak 7.352 jiwa.

Ditambahkan Haogolala, DPT ini akan ada kemungkinan bertambah atau berkurang hingga batas (1/7/2014). Oleh karena itu bila masih terdapat masyarakat yang belum tercatat namanya kiranya semua pihak dapat bekerjasama dan mendaftarkan melalui petugas.

“Bila terdapat warga yang belum tercatat namanya sebagai pemilih pada pilres 2014 ini, akan diberi kesempatan untuk mendaftakan diri melalui petugas yang ada. Dan juga kepada pihak terkait bila menemukan. Mereka nantinya akan dicatat pada daftar pemilih khusus (DPK) oleh KPU Provinsi Sumatera Utara mulai (5/6 – 1/7/2014)” kata Haogolala.

Pengamatan NBC, sesaat sebelum penutupan rapat pleno kedua kubu tim sukses capres Prabowo dan Jokowi saling menyebutkan nama pilihannya yang disambut dengan riuh tepuk tangan dan canda tawa.

Ketua KPU Nias Utara Otorius Harefa, berpesan agar seluruh penyelenggara, TNI, Polri dan PNS netral pada proses Pilres yang tengah berlangsung ini. [NDH]