Pelajar yang Absen Bisa Ikuti Ujian Susulan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Ma’atõsõkhi Zendratõ | Foto:NBC/Onlyhu Ndraha

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Ma’atõsõkhi Zendratõ | Foto:NBC/Onlyhu Ndraha

GUNUNGSITOLI, NBC Meski pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP telah berakhir, pelajar yang absen ujian masih diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan yang dimulai seminggu setelah UN selesai.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Ma’atõsõkhi Zendratõ kepada NBC di ruang kerjanya di Jalan Karet, Kota Gunungsitoli, Kamis (8/5/2014).

Ma’atõsõkhi memberitahukan, dari hasil laporan dan pengawasan ditemukan sebanyak 40 persen dari 200 peserta ujian nasional di tiga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang belum mengikuti ujian. Sementara, peserta UN dari SMP Negeri yang berjumlah 2.505 dari 35 sekolah sudah mengikuti ujian dengan lancar.

“Yang tidak mengikuti UN adalah peserta dari Paket B yang mencapai 40 persen dari 220 siswa di 3 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Kendala siswa  Paket B tidak mengikuti ujian beragam faktor,” ujarnya tanpa merinci faktor yang dimaksud.

Ma’atõsõkhi mengatakan, adapun syarat bagi siswa yang ingin mengikuti ujian susulan adalah telah terdaftar sebagai peserta ujian nasional susulan. “Hasil UN SMP diumumkan 14 Juni 2014, kalau ada siswa yang tidak mengikuti UN dapat mengikuti ujian usulan satu minggu setelah selesai UN, asal namanya tertera sebagai peserta ujian. Bagi yang tidak lulus harus mengulang lagi,” jelasnya.

Ditambahkan Ma’atõsõkhi, tahun ini SMP Terbuka Idanõgawo dan SMP Terbuka Gidõ tidak memiliki pelajar yang mengikuti ujian nasional. Sementara, SMP Terbuka Bawõlato hanya mencapai 12 peserta. Sekolah lain yang belum memiliki siswa kelas IX di antaranya SMP N 7, 9 dan 11 Bawõlato, SMP N 5 Botomuzõi, SMP N 5 Gido. SMP N 2 Sogaeadu, SMP Swasta Kristen Tomosa I serta SMP Swasta Nupela.

Sedangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tingkat SMP yang tidak memiliki pelajar kelas IX adalah PKBM Sehati, PKBM Kretif, PKBM Pemerhati dan PKBM Suka Maju. [NDH]

Related posts