INFRASTRUKTUR DI NIAS UTARA

Akhiri Isolasi, Jembatan Sungai Oyo Mendesak Dibangun

Jembatan gantung di Desa Ononazara, Kecamatan Tugala Oyo, Nias Utara. | Foto: Nitema Mendrofa

TUGALA OYO, NBC — Salah satu penghambat pembangunan di wilayah Kecamatan Tugala Oyo adalah Jembatan Sungai Oyo di Desa Ononazara, Kecamatan Tugala Oyo, Nias Utara, yang hingga kini belum dibangun. Pembangunan jembatan ini sudah diusulkan kepada Pemda Nias Utara, tetapi sampai saat ini belum terealisasi.

Pantauan NBC, Rabu (21/8/2013), bangunan jembatan yang ada saat ini jembatan darurat hanya menggunakan kabel dan lantai dari papan. Sementara luas permukaan Sungai Oyo mencapai 70 meter sehingga jembatan tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

“Padahal, wilayah Kecamatan Tugala Oyo lebih luas berada setelah Jembatan Sungai Oyo. Dan, satu-satunya jalan akses utama masyarakat yang harus melewati sungai ini, baik ke kabupaten maupun ke Gunungsitoli,” ujar Kepala Desa Ononazara Danazisὅkhi Hulu, kepada NBC, Rabu (21/8/2013).

Menurut Danazisökhi, kendala utama sehingga pembangunan infrastruktur tidak bisa dibangun karena Jembatan Sungai Oyo tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, yang mengangkut bahan material yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan.

“Bahan material yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan, seperti batu, pasir, dan lainnya, didatangkan dari luar desa. Sebenarnya di wilayah Kecamatan Tugala Oyo,   tersedia bahan lokal, tetapi tidak bisa dimanfaatkan karena harus melewati Sungai Oyo,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan ini sudah diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara, tetapi sampai saat ini belum terealisasi. Padahal, kalau sudah dibangun jembatan Oyo yang permanen, keterisolasian masyarakat semakin berkurang.

“Kami tidak bisa mengembangkan usaha pertanian, sebab, terkendala untuk pemasaran. Selama ini, hasil pertanian masyarakat hanya untuk kebutuhan keluarga semata, sedangkan untuk diuangkan sangat sulit karena tidak ada penampung yang mau datang di wilayah Tugala Oyo,” katanya.

Warga Diharap Bersabar

Sementara itu, Camat Tugala Oyo Emala Zebua, yang ditemui NBC, Rabu, di kantornya, mengatakan, kebutuhan masyarakat dalam sisi pembangunan infrastruktur sudah disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara.

“Pembangunan Jembatan Sungai Oyo dan beberapa pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah kecamatan sudah berupaya menyampaikan usul kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara. Namun, semua usul tersebut hanya sebagian kecil yang sudah ditampung pada anggaran 2013,” ujarnya.

Emala berharap kepada masyarakat Kecamataan Tugala Oyo, untuk tetap bersabar dan kiranya suasana kondusif tetap dipertahankan. Juga kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara, kiranya kebutuhan mendesak masyarakat segera diperhatikan. [TEM]

Related posts