Mengintip Pesona Air Terjun Helaowö

NBC Tak hanya dikenal sebagai daerah asal-usul nenek moyang masyarakat Nias, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, juga menyimpan keindahan alam yang memesona dan tidak kalah menarik dari obyek wisata lainnya yang ada di Pulau Nias. Salah satu desa yang menyimpan pesona wisata terpendam itu adalah Desa Sinar Helaowö. Di desa yang baru diresmikan oleh Bupati Nias Selatan pada tanggal 5 November 2009 ini terdapat air terjun yang diberi nama Helaowö.

Tepatnya Sabtu (29/10) lalu, NBC berkunjung ke lokasi yang berjarak sekitar 130 kilometer dari pusat Kota Gunungsitoli itu. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat ini hampir empat jam. Hal ini disebabkan jalan yang ditempuh belum memadai sehingga Anda harus menyiapkan fisik agar dapat menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.

Untuk menuju lokasi ini juga bisa dengan menggunakan kendaraan roda empat. Di sini tak tersedia lahan parkir sehingga pengunjung hanya bisa menitipkan kendaraannya di rumah penduduk. Tak perlu khawatir akan putus komunikasi sebab sinyal telepon seluler sampai di lokasi obyek wisata tersebut meski terhalang tebing dan bukit.

Hanya berjarak seratus meter dari pinggir jalan, rasa lelah akhirnya digantikan oleh indahnya pemandangan aliran air terjun Helaowõ yang berada di balik tebing di atas ketinggian. Aliran airnya melewati belahan tebing yang cukup tinggi lalu mengalir ke bawah hingga membentuk sungai sepanjang hampir 20 kilometer. Sungai yang mengalir di sepanjang permukiman penduduk itu dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci.

Pemandangan aliran air terjun dengan air jernih kehijauan serta tebing dan bukit batu yang terbentuk secara alami menjadikan obyek wisata yang satu ini menyimpan keindahan tersendiri. Bila ingin berenang, terdapat  area yang dangkal. Namun, harus berhati-hati karena arus air cukup deras. Namun, bila ingin lebih sesuatu yang menantang, Anda bisa berenang di antara aliran air terjun di antara tebing. Akan tetapi, pastikan bahwa Anda benar-benar jago berenang sebab arus airnya cukup deras dan kedalaman airnya juga belum diketahui secara pasti.

Seusai berenang, Anda harus menumpang ke rumah penduduk bila ingin berganti pakaian sebab di sana tidak tersedia kamar mandi umum.

Dari pengamatan NBC, sepertinya perhatian pemerintah setempat akan perkembangan obyek wisata yang satu ini sudah mulai terlihat dengan adanya kegiatan pemberian bronjong yang telah dimulai sejak tahun 2010 melalui kegiatan PNPM Mandiri Pedesaan. Proyek itu dimaksudkan untuk membendung aliran sungai dan penataan daerah sekitar obyek wisata.

Air terjun ini selain menjadi obyek wisata juga berpotensi untuk bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit  listrik. Untuk itu, kekayaan alam ini diharapkan bisa dikelola dengan baik oleh pemangku kepentingan setempat, utamanya pemerintah daerah, sehingga bisa menyejahterakan warga desa di sekitar Helaowö.

Anak-anak Pemberani

Anak-anak pemberani ini nekad terjun dari ketinggian.

Di sampung keindahan panorama alam yang masih natural, kehadiran anak-anak kecil yang merupakan penduduk sekitar air terjun menambah daya sihir air terjun tersebut memikat pengunjung. Anak-anak kecil itu bukanlah sembarang anak kecil, seperti yang Anda kira. Tak hanya menunjukkan keahliannya dalam berenang dan melawan derasnya arus air, keberanian mereka melompat dari atas tebing setinggi 5 meter juga menjadi pemandangan yang sangat menarik.

Salah seorang anak pemberani ini bernama Masarius Halawa (11) yang sering dipanggil Masa oleh teman-temannya. Siswa kelas V SD Negeri di desa setempat itu terbilang paling berani ketimbang yang lain. Dalam setengah jam saja, hampir 10 kali Masa melompat dari ketinggian, berenang menantang arus, dan memanjat tebing batu tanpa menggunakan bantuan apa pun untuk kembali ke atas.

“Sudah biasa,” jawab Masa singkat saat ditanya soal keberaniannya melakukan hal itu. Masa yang tidak fasih berbahasa Indonesia itu mengatakan bahwa sehari-hari ia menghabiskan waktunya untuk bermain di sekitar air terjun ini bersama teman-temannya. Menurut dia, orangtua tampaknya sudah mengerti dengan kebiasaan mereka ini sehingga tidak merasa khawatir dengan aktivitas yang mereka lakukan.

Mau melihat mereka beraksi lompat indah ramai-ramai atau adu kecepatan renang?  Boleh-boleh saja asal Anda mau memberikan sedikit imbalan berupa uang atau makanan. Namun, semua itu mereka lakukan bukan untuk imbalan semata. Selain menunjukkan kemampuan, mereka sangat senang bila semakin banyak orang yang berkunjung ke obyek wisata itu. Hal itu hanya salah satu sihir Helaowö untuk memikat hati para wisatawan. [ANOVERLIS HULU]